Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengubah keunggulan 15-10 yang sempat terpangkas menjadi tiket final China Open 2026. Mereka mengalahkan Liang Wei Keng/Wang Chang dengan skor 21-19, 14-21, 21-19 dalam semifinal yang berlangsung ketat.
Pasangan Indonesia sempat kehilangan lima poin beruntun pada gim ketiga hingga kedudukan berubah menjadi 15-15. Fajar/Fikri kemudian mampu mengatasi tekanan dan menyelesaikan duel dengan kemenangan dua angka.
Ketahanan pada fase akhir menjadi faktor penting bagi Fajar/Fikri. Mereka tidak hanya bangkit setelah kalah pada gim kedua, tetapi juga mampu merespons ketika pasangan tuan rumah berhasil mengejar keunggulan.
Skor Semifinal China Open 2026
| Gim | Fajar/Fikri | Liang/Wang |
|---|---|---|
| Pertama | 21 | 19 |
| Kedua | 14 | 21 |
| Ketiga | 21 | 19 |
Laga tersebut digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jiangsu, pada Sabtu (25/7/2026). Kedua pasangan bergantian menemukan momentum, terutama setelah jeda pada masing-masing gim.
Fajar/Fikri mengambil inisiatif sejak awal gim ketiga dengan keunggulan 7-4. Mereka juga memimpin 11-7 saat interval sebelum menciptakan jarak lima poin pada kedudukan 15-10.
Liang/Wang tidak menyerah dan segera memberi tekanan setelah tertinggal cukup jauh. Lima angka beruntun yang mereka raih membuat pertandingan kembali terbuka pada skor 15-15.
Gim Pembuka Ditentukan pada Angka Kritis
Pertandingan sudah berjalan ketat sejak gim pertama. Liang/Wang lebih dulu unggul 7-4, tetapi Fajar/Fikri mampu membalikkan situasi menjadi 8-7.
Menurut bola.bisnis.com, Fajar/Fikri memasuki interval gim pembuka dengan keunggulan tipis 11-10. Liang/Wang kemudian kembali memimpin 15-12, namun pasangan Indonesia berhasil mengamankan gim pertama 21-19.
Perubahan arah pertandingan terjadi pada gim kedua ketika Liang/Wang tampil dominan. Mereka kembali unggul 7-4 pada awal permainan dan menjaga posisi hingga interval dengan skor 11-8.
Sesudah interval, Liang/Wang memperlebar keunggulan menjadi 17-11. Fajar/Fikri sempat mendekat hingga 14-18, tetapi pasangan China menutup gim kedua dengan skor 21-14.
Fokus Kembali pada Gim Terakhir
Kekalahan pada gim kedua membuat pertandingan harus ditentukan lewat gim ketiga. Fajar/Fikri menjawab situasi itu dengan membangun keunggulan sejak awal, sebelum menghadapi kebangkitan lawan pada fase akhir.
Kemenangan 21-19 pada gim penentuan memastikan langkah mereka ke partai final. Hasil tersebut diraih melalui kemampuan menjaga ketenangan saat selisih poin yang sempat lebar kembali hilang.
Fajar/Fikri menuntaskan semifinal dengan kemenangan setelah menjalani duel yang berubah-ubah. Liang/Wang memberi perlawanan hingga angka terakhir, tetapi pasangan Indonesia memanfaatkan peluang krusial dengan lebih baik.






