Empat Kios Buku Hangus di Kyiv, Drone dan Rudal Tewaskan 19 Orang

Empat kios buku di pasar terbuka Pochaina, Kyiv, hangus setelah terkena serangan udara. Peristiwa itu terjadi saat drone dan rudal dalam konflik Rusia-Ukraina menewaskan sedikitnya 19 orang di kedua negara.

Pasar Pochaina dikenal sebagai tempat warga mencari buku langka dan antik. Serangan terhadap lokasi tersebut menegaskan bahwa dampak perang juga menyentuh ruang budaya dan kegiatan harian warga sipil.

Dmytro Semenukha, pemilik empat kios yang terbakar, kehilangan toko beserta barang-barang di dalamnya. Kepada AFP, penjual buku berusia 45 tahun itu berkata, “Dulu ada toko. Dan buku-buku, dan bendera dari semua negara, semua negara. Banyak sekali. Dan hanya itu.”

Di kota lain, dampak serangan juga mengenai sektor industri Ukraina. Drone dan rudal Rusia menghantam pabrik baja ArcelorMittal di Kryvyi Rih, kota kelahiran Presiden Volodymyr Zelensky.

Dua orang tewas dan 14 orang terluka dalam serangan terhadap pabrik tersebut. ArcelorMittal menyatakan sebagian operasional dihentikan setelah fasilitas produksi inti mengalami kerusakan.

Serangan lain di Kryvyi Rih pada Minggu malam menewaskan satu orang. Ukraina juga melaporkan dua korban meninggal di Zaporizhzhia serta masing-masing satu korban di Sumy dan Donetsk.

Korban tersebar di tiga wilayah

WilayahKorban TewasRincian Lokasi
Rusia8 orangRostov, Belgorod, Kursk, dan Moskow
Ukraina yang diduduki Rusia4 orangBagian wilayah Ukraina di bawah pendudukan Rusia
Ukraina7 orangKryvyi Rih, Zaporizhzhia, Sumy, dan Donetsk

Di Rusia, lima orang tewas ketika drone Ukraina menyerang kawasan permukiman di wilayah Rostov, Rusia selatan. Gubernur Rostov Yuri Slusar menyampaikan informasi itu setelah rentetan serangan berlangsung.

Tiga korban lainnya dilaporkan meninggal di Belgorod, Kursk, dan Moskow. Empat orang juga tewas di wilayah Ukraina yang berada di bawah pendudukan Rusia.

Gubernur wilayah Moskow Andrey Vorobyov menyebut serangan itu sebagai salah satu serangan drone terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah mencegat 822 drone di seluruh negeri sepanjang malam Minggu, 16 Agustus.

Permintaan pertahanan udara

Dalam unggahan media sosial mengenai serangan semalam, Zelensky menyatakan Rusia menyerang infrastruktur sipil di area yang dapat dijangkau rudal balistiknya. Pernyataan itu menyoroti ancaman terhadap fasilitas umum dan industri di kota-kota Ukraina.

Zelensky mengatakan lebih dari 1.550 drone serang, hampir 1.560 bom udara berpemandu, dan 62 rudal telah menghantam kota-kota Ukraina selama sepekan terakhir. Ia kembali meminta sekutu Ukraina meningkatkan kemampuan pertahanan udara.

Rentetan serangan ini memperlihatkan drone dan rudal masih menjadi bagian utama dari eskalasi konflik. Ketika jumlah korban bertambah, pasar buku, kawasan permukiman, dan pabrik besar sama-sama menghadapi risiko serangan udara.

Baca Juga