Dua Perempuan Diamankan di Dorm Cortis Saat Polisi Selidiki Paket Terbuka

Dua perempuan warga negara China diamankan polisi di asrama Cortis, Distrik Yongsan, Seoul, setelah muncul dugaan memasuki area terlarang. Penanganan kasus dilakukan menyusul temuan paket terbuka dan pintu apartemen yang sedikit terbuka.

Kejadian itu dilaporkan berlangsung sekitar pukul 02.00 waktu setempat pada 23 Juli 2026. Manajer Cortis menghubungi petugas setelah melihat kondisi mencurigakan di depan dan pada akses masuk asrama.

Kantor Polisi Yongsan masih menyusun kronologi lengkap serta memeriksa kemungkinan pelanggaran hukum. Tidak ada hasil akhir penyelidikan atau rincian dugaan pasal yang disampaikan aparat hingga kini.

Alamat Disebut Diperoleh dari Media Sosial

Kedua perempuan tersebut mengaku mengetahui alamat dorm Cortis dari media sosial. Mereka membantah sengaja membuka paket yang berada di depan asrama maupun masuk ke dalam bangunan.

Polisi perlu memeriksa pengakuan itu dengan kondisi yang ditemukan di lokasi. Menurut Beritasatu.com, keterkaitan langsung kedua perempuan dengan dugaan masuk ke asrama juga masih didalami.

Tanggal atau PeriodeLokasiPerkembangan
Juni laluParis, PrancisBigHit Music melaporkan dugaan GPS dipasang pada kendaraan yang digunakan Cortis.
23 Juli 2026Distrik Yongsan, SeoulDua perempuan diamankan setelah paket terbuka dan pintu apartemen ditemukan sedikit terbuka.
24 Juli 2026Yongsan, SeoulPolisi mengumumkan penyelidikan dugaan memasuki area terlarang.

Insiden Dorm Menambah Kekhawatiran Keamanan

Kasus ini terjadi ketika Cortis telah menghadapi beberapa dugaan tindakan penguntitan. BigHit Music sebelumnya menyampaikan adanya individu yang diduga memasang alat pelacak GPS berukuran kecil pada kendaraan yang digunakan anggota grup di Paris.

Agensi menyatakan perangkat itu diduga dipasang saat Cortis menjalani jadwal di kota tersebut. Pada periode yang sama, ada laporan mengenai orang-orang yang mengikuti pergerakan grup selama berada di Paris.

Beberapa individu disebut menyewa kendaraan dengan sopir lokal untuk membuntuti anggota Cortis. Dugaan itu mencakup aktivitas grup ketika menjalani agenda pribadi yang tidak dipublikasikan.

Dugaan Tindakan Invasif di Hotel dan Pesawat

BigHit Music juga melaporkan adanya orang-orang yang menunggu di hotel tempat Cortis menginap. Dalam penerbangan, sejumlah individu diduga berpindah tempat duduk agar lebih dekat dengan personel grup, meski kursi awal mereka berada di bagian lain.

Agensi turut menyoroti beberapa pihak yang pernah dilarang mengikuti acara penggemar karena melanggar etika. Meski sudah dilarang, mereka disebut masih melakukan tindakan yang dinilai tidak pantas terhadap grup yang debut pada 2026 tersebut.

BigHit Music menyatakan telah memberi peringatan dan melakukan intervensi untuk mencegah perilaku invasif. Agensi menegaskan akan menempuh langkah hukum terhadap penguntitan maupun tindakan lain yang dapat mengganggu keselamatan dan privasi artis.

Pemeriksaan di Yongsan akan menentukan apakah dugaan akses ke dorm Cortis dapat dibuktikan. Paket yang terbuka, pintu apartemen, dan penjelasan dua perempuan yang diamankan menjadi bagian utama dari proses penyelidikan.

Baca Juga