Desa Bulok di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi salah satu dari 11 titik gerakan nasional Relawan Bakti BUMN 2026. Ratusan relawan dari berbagai BUMN telah tiba untuk menjalankan kegiatan sosial, pembenahan lingkungan, dan pemberdayaan warga pada 16–19 Agustus 2026.
Pemilihan Desa Bulok membawa arah pengembangan yang lebih luas daripada kegiatan seremonial menjelang HUT RI ke-81. Desa tersebut didukung untuk berkembang sebagai desa wisata yang berdaya, lestari, dan berkelanjutan.
Kerja Bersama Lintas BUMN
Pelaksanaan program dipimpin oleh PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku Holding Perkebunan Nusantara. PT Perkebunan Nusantara I (Persero) ikut terlibat sebagai subholding PTPN Group.
Kolaborasi turut mencakup PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, PT Angkasa Pura Indonesia, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC. Pemerintah daerah serta masyarakat Desa Bulok juga dilibatkan dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan.
Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyatakan persiapan telah dilakukan secara terkoordinasi dengan BUMN terkait dan pemerintah daerah. Ia menilai koordinasi diperlukan agar program berlangsung efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Ratusan relawan yang telah berada di Lampung Selatan langsung mengikuti orientasi serta koordinasi lapangan. Mereka juga menjalani persiapan teknis sebelum rangkaian kegiatan resmi dibuka.
Pesisir dan Fasilitas Sosial Menjadi Sasaran
Seremoni pembukaan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Rio by The Beach. Pada hari yang sama, relawan akan membersihkan kawasan pesisir Pantai Teluk Nipah.
| Tanggal | Agenda | Lokasi |
|---|---|---|
| 16 Agustus 2026 | Pembukaan Relawan Bakti BUMN 2026 | Rio by The Beach |
| 16 Agustus 2026 | Pembersihan kawasan pesisir | Pantai Teluk Nipah |
| 16 Agustus 2026 | Latihan upacara HUT ke-81 Republik Indonesia | Lapangan Radja Baginda |
Kegiatan awal juga meliputi perbaikan rumah ibadah dan pengecatan bank sampah. Sementara itu, pelajar dan masyarakat akan mengikuti latihan upacara HUT RI ke-81 di Lapangan Radja Baginda bersama para relawan.
Rangkaian hari pertama dirancang sebagai pijakan untuk program pemberdayaan yang berjalan selama empat hari. Aksi di pesisir dan fasilitas desa diharapkan memberi dampak langsung bagi lingkungan serta kehidupan sosial warga.
Targetnya Tidak Berhenti pada Empat Hari
Denaldy memandang Relawan Bakti BUMN sebagai bagian dari semangat kolaborasi untuk membangun desa secara berkelanjutan. Program tersebut tidak ditempatkan semata-mata sebagai kegiatan sosial jangka pendek.
Menurut keterangan yang dimuat VIVA.co.id, PTPN Group dan InJourney Group telah memastikan seluruh persiapan di Desa Bulok siap sebelum pembukaan. Kesiapan itu meliputi koordinasi perusahaan, relawan, pemerintah daerah, serta warga setempat.
Partisipasi masyarakat menjadi unsur penting agar pengembangan Desa Bulok dapat berlanjut setelah rangkaian peringatan kemerdekaan. Semangat gotong royong diharapkan memperkuat hubungan antara BUMN dan warga dalam pengelolaan potensi desa.
Program yang menyentuh pengelolaan sampah, pesisir, fasilitas sosial, dan keterlibatan pelajar ini menggunakan momentum HUT RI ke-81 sebagai awal penguatan kemitraan. Desa Bulok diharapkan memperoleh manfaat dari kerja bersama yang diarahkan pada keberlanjutan.






