Cesena menolak datang ke markas Sassuolo dengan sikap defensif atau alasan mengenai kekuatan lawan. Tim asuhan Alessandro Diamanti ingin menjadikan derby babak 32 besar Coppa Italia sebagai panggung untuk menunjukkan identitas permainan agresif.
Sassuolo tetap memikul tekanan sebagai tuan rumah, terutama karena pertandingan harus selesai dalam 90 menit atau berlanjut langsung ke adu penalti. Kondisi Jay Idzes yang belum bugar 100 persen juga menjadi salah satu faktor yang menyertai persiapan tim Alberto Aquilani.
Diamanti Menuntut Keberanian
Cesena menjalani laga ini sebagai pertandingan resmi pertama mereka pada musim tersebut. Diamanti mengatakan timnya telah bekerja dengan baik selama pramusim dan siap menghadapi Sassuolo dengan penuh rasa hormat.
“Kami akan bertanding dengan rasa hormat kepada Sassuolo, dengan dada tegung,” kata Diamanti. Ia menekankan Cesena harus siap bertarung dalam setiap situasi, baik ketika memegang bola maupun saat bertahan.
Diamanti memastikan eksperimen permainan telah dilakukan di Villa Silvia pada masa latihan. Ia tidak ingin menjadikan pertandingan resmi sebagai ruang percobaan, sehingga pemain paling siap akan memperoleh kesempatan tampil.
Persaingan untuk setiap posisi disebut tetap terbuka di skuad Cesena. Sang pelatih juga ingin semua pemain siap menghadapi tuntutan kompetisi sepanjang musim.
Kondisi skuad Cesena relatif tidak memiliki masalah besar menjelang laga. Matteo Casadei mengalami sedikit kelelahan, sementara Frabotta masih menunggu kondisi tendonnya pulih sepenuhnya.
Aturan Ketat di Mapei Stadium
Pertandingan Sassuolo vs Cesena dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, pukul 18.30 waktu setempat. Mapei Stadium di Reggio Emilia akan menjadi arena pertandingan babak 32 besar Coppa Italia 2026/27 tersebut.
Tidak ada babak perpanjangan waktu dalam laga ini. Skor seri setelah waktu normal akan langsung membawa Sassuolo dan Cesena ke adu penalti, dengan Frosinone menunggu pemenangnya di babak 16 besar.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Kompetisi | Coppa Italia 2026/27, babak 32 besar |
| Tanggal dan waktu | Senin, 17 Agustus 2026, pukul 18.30 waktu setempat |
| Stadion | Mapei Stadium, Reggio Emilia |
| Lawan berikutnya | Frosinone untuk pemenang pertandingan |
Turrini dari Firenze akan memimpin laga sebagai wasit utama. Ricci dan Pistarelli menjadi hakim garis, dengan Sozza bertugas sebagai wasit keempat serta Gariglio mengoperasikan VAR.
Proyeksi Peran Idzes
Idzes diproyeksikan mengisi posisi bek tengah Sassuolo bersama Odenthal dalam formasi 4-3-3 racikan Aquilani. Namun, kebugarannya yang belum sepenuhnya pulih membuka kemungkinan ia tidak bermain penuh.
Muric diperkirakan menjaga gawang Sassuolo, sementara Missori dan Doig mengisi kedua sisi pertahanan. Lipani, Matic, dan Bakola dapat menjadi pilihan di tengah, dengan Volpato, Vowie, serta Lauriente berada di lini serang.
| Tim | Pelatih | Susunan yang Diproyeksikan |
|---|---|---|
| Sassuolo | Alberto Aquilani | Muric; Missori, Idzes, Odenthal, Doig; Lipani, Matic, Bakola; Volpato, Vowie, Lauriente |
| Cesena | Alessandro Diamanti | Fontana; Magni, Cioli, Mangraviti, Frabotta; Pagano, Bisoli, Francesconi; Fiori, Shpendi, Druveintak |
Sassuolo turut menghadapi rumor transfer yang melibatkan Thorsvedt dan Pinamonti. Meski demikian, pertandingan piala ini menjadi ujian awal bagi Aquilani untuk merancang keseimbangan skuadnya.
Pertemuan Aquilani dan Diamanti
Laga di Reggio Emilia juga mempertemukan dua mantan rekan setim di tim nasional Italia dan Fiorentina. Diamanti menilai Aquilani merupakan sosok yang sangat kuat, berkualitas tinggi, serta cerdas ketika masih menjadi pemain.
“Sekarang dia memiliki kesempatan besar dan saya yakin dia akan memanfaatkannya secara maksimal,” ujar Diamanti mengenai Aquilani. Pertandingan Sassuolo melawan Cesena dapat ditonton melalui Italia Uno dan streaming gratis Mediaset Infinity.






