Saat Pasokan Saling Bergantung, Blackout Serentak Mengguncang Asia Tengah

Blackout serentak di Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan menunjukkan rapuhnya pasokan energi yang terhubung lintas negara. Gangguan pada Jumat (14/8) itu membuat listrik padam di sejumlah kota dan wilayah penting di kawasan Asia Tengah.

Otoritas energi di empat negara bergerak memulihkan pasokan sambil mencari penyebab kejadian. Namun, penjelasan mengenai sumber gangguan masih belum sepenuhnya sejalan di antara negara-negara terdampak.

Gangguan Regional dan Sistem Darurat

Kementerian Energi Kazakhstan menyebut perubahan mendadak aliran listrik dari jaringan Asia Tengah sebagai pemicu gangguan. Sistem pengendalian darurat kemudian aktif dan menyebabkan sebagian konsumen di sejumlah wilayah kehilangan aliran listrik.

“Akibatnya, sistem pengendalian darurat diaktifkan sehingga beberapa konsumen listrik di sejumlah wilayah Kazakhstan terputus,” kata Kementerian Energi Kazakhstan. Pasokan setelah itu dipulihkan melalui jaringan yang dioperasikan KEGOC.

Perusahaan energi daerah di Kazakhstan melanjutkan penyambungan listrik kepada konsumen secara bertahap. Pemulihan dilakukan setelah pengendalian darurat diberlakukan untuk merespons gangguan pada aliran listrik regional.

Dampak Terlihat di Kota-Kota Utama

NegaraWilayah TerdampakPernyataan atau Tindakan
KazakhstanAlmaty dan sejumlah wilayahMemulihkan pasokan melalui KEGOC
KyrgyzstanBishkekPemadaman dilaporkan di ibu kota
TajikistanDushanbe dan KhujandMenyelidiki keadaan darurat kelistrikan
UzbekistanSurxondaryo dan wilayah selatanSebagian besar pasokan kembali pulih

Almaty, Bishkek, Dushanbe, dan Khujand menjadi beberapa pusat permukiman yang dilaporkan mengalami gangguan. Di Uzbekistan, pemadaman antara lain melanda Surxondaryo di wilayah tenggara.

Pemerintah Uzbekistan menyatakan sebagian besar pasokan listrik telah dipulihkan. Meski begitu, beberapa bagian Surxondaryo masih terdampak pada fase awal penanganan gangguan.

Perbedaan Pernyataan Mengenai Penyebab

Kementerian Energi Uzbekistan menyebut gangguan pada sistem energi negara tetangga berdampak terhadap jaringan di kawasan. Kementerian itu juga membantah informasi bahwa kecelakaan pada jaringan listrik Kazakhstan menyebabkan pemadaman di Uzbekistan.

“Informasi yang beredar di sejumlah kelompok publik bahwa pemadaman listrik di Uzbekistan disebabkan kecelakaan pada jaringan listrik Kazakhstan tidak benar,” kata Kementerian Energi Uzbekistan. Penolakan tersebut menandakan penyebab pasti blackout masih menjadi perhatian otoritas regional.

Tajikistan memilih membentuk kelompok kerja antarlembaga untuk menentukan penyebab kecelakaan pada sistem kelistrikannya. Pemerintah negara itu menyatakan sedang menangani situasi darurat yang muncul akibat gangguan tersebut.

“Kelompok kerja antarlembaga telah dibentuk untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut,” kata Kementerian Energi Tajikistan. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai hasil penelusuran yang dilakukan kelompok kerja itu.

Risiko Ketergantungan Listrik Lintas Negara

Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Reuters, empat negara terdampak terhubung dalam satu sistem kelistrikan Asia Tengah. Koneksi ini memungkinkan gangguan energi di satu bagian sistem berimbas ke wilayah lain dalam waktu bersamaan.

Kekurangan listrik sendiri disebut cukup umum terjadi di Asia Tengah. Negara-negara di kawasan ini secara tradisional mengandalkan pembangkit listrik tenaga air untuk memenuhi kebutuhan energi.

Perubahan iklim meningkatkan risiko kekurangan air yang dapat menekan kemampuan pembangkit listrik tenaga air. Dalam sistem regional yang saling bergantung, gangguan pasokan dapat berubah menjadi persoalan lintas batas.

Pemulihan bertahap yang dilakukan setelah blackout memperlihatkan pentingnya kestabilan jaringan bersama bagi empat negara tersebut. Penyelidikan yang masih berjalan akan menentukan penjelasan atas gangguan yang memutus pasokan di beberapa wilayah secara serentak.

Baca Juga