Benfica akan menghadapi Aarhus pada babak play-off Liga Europa setelah menyingkirkan Hearts dengan agregat 7-2. Kepastian itu diraih meski Benfica hanya bermain imbang 1-1 pada pertandingan kedua di Tynecastle Park, Edimburgo, Escosia.
Hasil Kamis, 13 Agustus 2026, itu memperlihatkan besarnya arti kemenangan 6-1 Benfica di Lisbon. Keunggulan dari pertemuan pertama membuat satu poin di kandang Hearts cukup untuk membawa As Aguias ke ronde berikutnya.
Aarhus menanti Benfica
Aarhus menjadi lawan Benfica dalam perebutan tempat pada tahapan berikutnya di Liga Europa. Wakil Denmark itu memasuki jalur ini setelah tersingkir dari kualifikasi Liga Champions oleh Sabah.
Jadwal play-off akan berlangsung pada 20 dan 27 Agustus 2026. Benfica kini mengalihkan fokus ke dua pertandingan tersebut setelah menyelesaikan duel melawan Hearts.
Kelolosan Benfica dibangun melalui keunggulan lima gol dari laga pertama. Hearts tidak mampu menutup jarak tersebut, meskipun mampu menahan wakil Portugal dalam pertandingan di Edimburgo.
| Laga | Lokasi | Hasil akhir |
|---|---|---|
| Pertemuan pertama | Lisbon | Benfica 6-1 Hearts |
| Pertemuan kedua | Edimburgo | Hearts 1-1 Benfica |
Hearts unggul lebih dulu
Tim tuan rumah baru memecah kebuntuan pada menit ke-77 melalui Tomas Magnusson. Gol itu memberi Hearts keunggulan 1-0 dan sempat membangkitkan harapan di hadapan pendukung mereka.
Namun, Benfica segera merespons sebelum laga berakhir. Dodi Lukebakio mencetak gol pada menit ke-79 untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Lukebakio menerima umpan Jose Neto sebelum menembus gawang yang dijaga Reus. Gol tersebut membuat Benfica mengakhiri pertandingan tanpa kekalahan, walau posisi mereka pada agregat sudah sangat kuat.
Penyerang Benfica itu mengungkapkan kegembiraannya setelah mencetak gol balasan. “Saya sangat bahagia,” kata Lukebakio.
Satu poin untuk bekal Hearts
Hasil imbang tidak cukup bagi Hearts untuk memperpanjang perjalanan mereka di kompetisi Eropa. Kekalahan 1-6 di Lisbon membuat beban tim Skotlandia terlalu berat sebelum pertandingan kedua dimulai.
Meski tersingkir, Hearts memandang hasil di Tynecastle Park sebagai tambahan semangat untuk menghadapi sisa musim. Mereka mampu mencetak gol dan menahan Benfica, walaupun akhirnya tidak dapat membalikkan agregat.
Claudio Braga menilai hasil tersebut dapat memberikan pengaruh positif bagi timnya. “Hasil imbang ini menjadi kekuatan ekstra untuk sisa musim kami,” ujar pemain Hearts itu.
Benfica, di sisi lain, membawa catatan agregat tujuh gol berbanding dua menuju duel melawan Aarhus. Pertandingan play-off menjadi rintangan selanjutnya bagi As Aguias dalam upaya mempertahankan langkah di Liga Europa.
Hasil di Edimburgo juga menegaskan perbedaan antara duel tunggal dan persaingan dua leg. Hearts mampu memberikan perlawanan di kandang, tetapi Benfica tetap melaju berkat modal besar yang mereka raih di Lisbon.






