Saat Banyak Peran Menguras Energi, Kenyamanan Diri Perempuan Perlu Diprioritaskan

Perempuan sering menghadapi tuntutan yang datang dari pekerjaan, rumah tangga, relasi sosial, hingga keinginan untuk terus berkembang. Di tengah banyaknya peran tersebut, kenyamanan fisik dan mental dapat terlewat meski keduanya berpengaruh pada kesiapan menjalani aktivitas.

Perhatian terhadap sinyal lelah menjadi penting karena tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk pulih. Ketika jeda diposisikan sebagai bagian dari rutinitas, bukan sekadar pelengkap, perempuan dapat memiliki ruang untuk mengelola tekanan yang dihadapi.

Salonpas Pain Relief Patch mengangkat isu ini melalui gerakan #ShareTheComfort dalam Patchtastic Day 2026 bertajuk “Bringing Comfort Closer to You”. Program tersebut mengajak perempuan memperhatikan kebutuhan dirinya sebelum kembali menjadi sumber dukungan bagi orang lain.

Product Manager Salonpas Pain Relief Patch, Ira Guci, menyebut perempuan kerap memberi kenyamanan kepada banyak pihak tanpa menyediakan waktu yang cukup untuk merawat diri. “Perempuan sering kali menjadi sumber kenyamanan bagi orang lain, tetapi lupa menyediakan waktu untuk merawat dirinya sendiri. Kami percaya bahwa kesehatan fisik dan mental saling berkaitan,” ujar Ira.

Ruang Jeda melalui Beragam Aktivitas

Patchtastic Day 2026 menggabungkan kegiatan olahraga dan seni dalam satu pengalaman wellness. Perpaduan itu memberi pilihan bagi peserta untuk tetap aktif secara fisik sekaligus mengambil waktu jeda melalui aktivitas kreatif.

KelompokPilihanPeran dalam Kegiatan
OlahragaPound Fit, Zumba, YogaMembantu peserta tetap aktif
Seni dan kerajinanGelang manik-manik, hiasan tas, gantungan kunci tumbler, Marudoll, gantungan kunci akrilikMenyediakan waktu untuk berkreasi

Sesi kreatif mencakup pembuatan gelang manik-manik, hiasan gantungan tas, gantungan kunci tumbler, boneka kain Marudoll, dan gantungan kunci akrilik. Pilihan ini membuka kesempatan untuk berfokus pada proses membuat karya di luar tekanan aktivitas harian.

Penelitian Drexel University yang dikutip dalam materi kegiatan menunjukkan sekitar 75 persen peserta mengalami penurunan kadar kortisol setelah melakukan aktivitas seni selama 45 menit. Kortisol merupakan hormon yang berkaitan dengan stres, sehingga aktivitas seni berpotensi menjadi ruang untuk membantu meredakan ketegangan.

Selain kegiatan utama, tersedia The Market dengan tenant kuliner sehat, produk seni, kerajinan tangan, serta studio olahraga mitra. Area ini disiapkan sebagai tempat peserta berinteraksi dan berbagi pengalaman bersama komunitas.

Fondasi untuk Terus Berkembang

Program tahun ini merupakan perluasan dari gagasan zona nyaman yang dibawa Patchtastic Day 2025. Zona nyaman dipandang bukan sebagai tempat untuk berhenti berkembang, tetapi sebagai fondasi agar seseorang memiliki energi dan kesiapan dalam menjalani berbagai aktivitas.

Pada pelaksanaan 2026, kenyamanan diri diposisikan sebagai energi yang dapat diteruskan kepada lingkungan sekitar. Perempuan yang mampu menjaga kondisi fisik serta mengelola tekanan mental diharapkan lebih siap mendukung orang-orang di sekelilingnya.

Ira Guci mengatakan kegiatan ini juga menyediakan ruang untuk melepaskan penat dan kembali terkoneksi dengan komunitas. “Kami menghadirkan ruang nyaman bagi perempuan untuk melepaskan penat, memulihkan energi, dan kembali terhubung dengan komunitasnya. Kami ingin kenyamanan ini berkembang menjadi rantai kebaikan yang saling menguatkan,” lanjutnya.

Tren yang Berkembang Secara Global

Perhatian terhadap wellness tercermin dalam data Global Wellness Institute melalui 2024 Global Wellness Economy Monitor. Lembaga itu mencatat ekonomi wellness dunia mencapai USD6,3 triliun pada 2023 dan diproyeksikan mendekati USD9 triliun pada 2028.

Aktivitas fisik juga semakin dipandang berkaitan dengan kondisi psikologis, bukan hanya penampilan. American College of Sports Medicine menempatkan Exercise for Mental Health pada peringkat keenam dalam Worldwide Survey of Fitness Trends 2026.

Suara.com melaporkan Road to Patchtastic Day telah digelar di Makassar pada 19 Juli 2026. Rangkaian kegiatan berikutnya dijadwalkan mendatangi Medan, Bandung, dan Banjarmasin sebelum acara puncak berlangsung di Jakarta.

Baca Juga