Apple Tarik Nate Gatten Jelang Transisi CEO, Bidik Jalur Baru ke Pemerintah AS

Apple merekrut Nate Gatten untuk memimpin urusan pemerintahan pada saat perusahaan bersiap menjalani pergantian CEO. Langkah ini menempatkan hubungan Apple dengan pemerintah AS sebagai salah satu fokus penting di tengah perubahan struktur kepemimpinan.

Gatten akan mulai menjabat sebagai Vice President of Government Affairs pada 31 Agustus 2026. Sehari setelahnya, Tim Cook dijadwalkan menyerahkan jabatan CEO kepada John Ternus pada 1 September 2026.

Penunjukan tersebut memberi Apple seorang pemimpin baru untuk mengelola komunikasi dan kepentingan perusahaan di ranah kebijakan publik. Posisi itu dipandang strategis karena Apple menghadapi dinamika regulasi dan politik di Amerika Serikat.

Jadwal Perubahan di Apple

WaktuTokohPerubahan Peran
31 Agustus 2026Nate GattenMulai memimpin urusan pemerintahan
1 September 2026Tim Cook dan John TernusJadwal peralihan jabatan CEO
1 Oktober 2026Kate AdamsMasa tugas penasihat berakhir saat pensiun

Menurut memo internal Jennifer Newstead yang dilaporkan Bloomberg, Gatten akan memimpin struktur urusan pemerintahan yang lebih terkonsolidasi. Newstead, yang menjabat Senior Vice President sekaligus General Counsel Apple, menggambarkan Gatten sebagai pemimpin strategis dengan pengalaman menghadapi persoalan kebijakan yang kompleks.

Nick Ammann, yang sebelumnya memimpin divisi tersebut, akan berganti posisi dan melapor langsung kepada Gatten. Tim Powderly, Matt Brown, serta Mike Orgill juga akan berada dalam struktur kepemimpinan baru itu.

Pengalaman Menangani Kebijakan Publik

Sebelum masuk ke Apple, Gatten menghabiskan hampir satu dekade di American Airlines Group dalam jabatan yang berkaitan dengan urusan pemerintahan. Pengalaman itu membawanya dekat dengan kegiatan advokasi publik dan hubungan perusahaan dengan pemerintah.

Ia juga pernah memimpin hubungan pemerintah serta kebijakan global di JPMorgan Chase. Latar belakang di sektor keuangan tersebut menambah pengalaman Gatten dalam menghadapi kebijakan yang luas dan berlapis.

Gatten dikenal memiliki kedekatan dengan Partai Republik melalui rekam jejak pekerjaannya di Fannie Mae. Di lembaga itu, ia tercatat memimpin tim yang berinteraksi erat dengan anggota Kongres dari Partai Republik.

Latar tersebut dinilai dapat membantu memperlancar komunikasi Apple dengan pemerintahan Presiden Donald Trump. Namun, pengalamannya tidak hanya terbatas pada hubungan dengan satu kelompok politik.

Relasi Lintas Partai dan Ekspansi Apple

Gatten juga terlibat sebagai anggota dewan Faith and Politics Institute, sebuah lembaga yang mendorong dialog lintas partai. Keterlibatan ini menjadi modal bagi Apple untuk menavigasi kepentingan publik, politik, dan regulasi yang saling berkaitan.

Peran urusan pemerintahan bagi perusahaan teknologi besar tidak hanya berkaitan dengan lobi di Washington. Fungsi ini juga mencakup pengelolaan komunikasi ketika kebijakan pemerintah beririsan dengan arah bisnis perusahaan.

Pengalaman Gatten pada sektor properti turut menjadi bagian dari rekam jejak kariernya. Latar itu berpotensi relevan dengan ekspansi Apple yang terus memperluas jaringan toko ritel dan kantor operasional di berbagai wilayah.

Di saat yang sama, Kate Adams yang sebelumnya memimpin tim hukum Apple akan menjalankan peran penasihat hingga pensiun pada 1 Oktober 2026. Rangkaian perubahan tersebut menunjukkan Apple sedang menyusun ulang sejumlah posisi penting, termasuk jalur hubungan dengan pemerintah AS.

Baca Juga