Pemerintah menaikkan anggaran pendidikan 2027 menjadi Rp 820,9 triliun, atau sekitar Rp 100 triliun lebih tinggi dibandingkan outlook 2026. Kenaikan ini disiapkan untuk membiayai bantuan siswa, tunjangan guru, operasional pendidikan, hingga pembangunan dan perbaikan sekolah.
Alokasi tersebut menjangkau kebutuhan pendidikan dari PAUD sampai perguruan tinggi. Pemerintah juga memasukkan museum, taman budaya, serta beasiswa LPDP ke dalam rencana penggunaan dana pendidikan.
Guru Mendapat Sejumlah Skema Dukungan
Bagian anggaran pendidikan 2027 akan digunakan untuk tunjangan profesi guru non-PNS bagi 1,3 juta guru. Tunjangan profesi guru ASN daerah disiapkan untuk 1,7 juta guru.
Tambahan penghasilan guru ASN daerah ditargetkan menjangkau 20,7 ribu guru. Pembiayaan ini berjalan bersamaan dengan bantuan operasional sekolah yang menyasar puluhan juta peserta didik.
| Program | Target | Dukungan |
|---|---|---|
| Tunjangan Profesi Guru non-PNS | 1,3 juta guru | Tunjangan profesi |
| TPG ASN Daerah | 1,7 juta guru | Tunjangan profesi |
| Tambahan Penghasilan Guru ASN Daerah | 20,7 ribu guru | Tambahan penghasilan |
| BOS | 54,2 juta siswa | Operasional sekolah |
| BOP PAUD | 6,3 juta peserta didik | Operasional PAUD |
Selain lembaga pendidikan, bantuan operasional penyelenggaraan akan diberikan kepada 148 museum dan taman budaya. Pengeluaran ini menunjukkan cakupan belanja yang juga menopang institusi kebudayaan.
PIP, KIP Kuliah, dan Makan Bergizi Gratis
PIP menjadi salah satu program dengan sasaran besar, yakni 22,1 juta siswa. KIP Kuliah direncanakan menjangkau 1,1 juta mahasiswa melalui bantuan pendidikan tinggi.
Makan Bergizi Gratis memiliki target penerima terbesar dalam daftar program, yaitu 60,6 juta penerima. Pemerintah menempatkannya sebagai dukungan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
| Program Peserta Didik | Sasaran | Bentuk Dukungan |
|---|---|---|
| Program Indonesia Pintar | 22,1 juta siswa | Bantuan pendidikan |
| KIP Kuliah | 1,1 juta mahasiswa | Bantuan pendidikan tinggi |
| Makan Bergizi Gratis | 60,6 juta penerima | Dukungan kualitas pembelajaran |
Pemerintah menyatakan PIP dan KIP Kuliah ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Pemenuhan hak pendidikan dasar akan dilakukan secara bertahap, selektif, dan afirmatif.
Perbaikan 12.215 Satuan Pendidikan
Pemerintah menargetkan renovasi sekolah dan madrasah pada 12.215 satuan pendidikan. Rencana revitalisasi itu disertai penyediaan sarana serta prasarana pendukung.
Pembangunan tujuh Sekolah Unggul Garuda juga masuk dalam agenda 2027. Pemerintah selanjutnya menargetkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat dan mendukung operasional 166 Sekolah Rakyat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut besaran anggaran itu sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konstitusi menetapkan prioritas anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN untuk penyelenggaraan pendidikan nasional.
“Sesuai dengan Undang-Undang 1945, negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional,” kata Purbaya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 yang dikutip dari kanal YouTube Kementerian Keuangan RI.
Dengan cakupan itu, anggaran 2027 menggabungkan pembiayaan bantuan langsung, operasional lembaga, kesejahteraan guru, dan pembaruan sarana pendidikan. Beasiswa LPDP turut menjadi bagian dari pemanfaatan anggaran yang telah disiapkan pemerintah.






