Sanchez Jadi Harapan Baru, CF Montreal Masih Terhambat Penyelesaian Akhir

Kehadiran Alexis Sanchez memberi harapan baru bagi CF Montreal, tetapi belum langsung menghapus masalah terbesar tim itu. Montreal tetap harus puas bermain imbang 1-1 melawan D.C. United setelah sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol.

Pelatih Philippe Eullaffroy melihat Sanchez dapat membantu tim membangun serangan dan menciptakan lebih banyak kesempatan. Namun, hasil pada Sabtu, 15 Agustus 2026 malam waktu setempat menunjukkan bahwa Montreal masih harus memperbaiki keputusan di sepertiga akhir lapangan.

Tambahan Kualitas untuk Montreal

Sanchez diperkenalkan pada babak pertama dan mendapat sambutan hangat dari penonton tuan rumah. Fabian Herbers menilai kehadiran pemain itu menambah kualitas serta rasa percaya diri di dalam skuad.

Eullaffroy juga menempatkan Sanchez sebagai salah satu elemen penting bagi perkembangan serangan Montreal. Menurutnya, kualitas pemain tersebut dapat menjadi pemicu untuk membuka peluang yang lebih banyak.

“Saya pikir katalis untuk membuka peluang lebih banyak adalah Sanchez dengan kualitasnya. Apa yang dia bawa ke lapangan akan menambah kepercayaan diri kelompok,” ujar Eullaffroy.

Harapan tersebut muncul ketika Montreal masih berjuang mengatasi persoalan efektivitas. Tim ini mampu menciptakan tekanan, tetapi belum konsisten menyelesaikan peluang pada momen yang menentukan.

Dominasi yang Tidak Berbuah Tiga Poin

Pada babak pertama, Montreal menguasai 65 persen bola dan melepaskan tujuh tembakan. Meski lebih dominan, tim tuan rumah tidak mencetak gol hingga memasuki jeda pertandingan.

Montreal akhirnya membuka skor pada menit ke-50 lewat penalti Prince Owusu. Keunggulan itu tidak bertahan lama karena D.C. United membalas melalui sundulan Tai Baribo pada menit ke-67.

Baribo memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan untuk menyamakan kedudukan. Setelah itu, Montreal tidak mampu kembali memegang kendali permainan secara penuh.

Eullaffroy menilai situasi setelah unggul menjadi salah satu fase yang harus dievaluasi. D.C. United dapat meningkatkan tekanan, mengambil ritme laga, lalu memanfaatkan kesempatan untuk mencetak gol balasan.

“Ini cerita yang tak pernah selesai. Kami melakukan sebagian besar hal dengan baik, tapi itu tidak cukup untuk mendapatkan poin,” kata Eullaffroy.

Kesempatan di Akhir Laga

Montreal masih memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan setelah skor berubah menjadi imbang. Daniel Rios, Hennadii Synchuk, dan Olger Escobar memperoleh kesempatan, tetapi tidak ada yang mampu menembus gawang lawan.

Escobar nyaris mengubah hasil pada masa tambahan waktu. Peluang terakhir itu kembali gagal dimaksimalkan dan pertandingan berakhir tanpa pemenang.

TimHasilAgenda Berikutnya
CF MontrealImbang 1-1 melawan D.C. UnitedTandang ke Columbus Crew pada Rabu mendatang
D.C. UnitedImbang 1-1 melawan CF MontrealMenjamu New England Revolution

Hasil imbang tersebut membuat Montreal kini terpaut enam poin dari zona playoff. Sementara itu, D.C. United memperpanjang rekor tidak terkalahkan menjadi enam pertandingan berturut-turut.

Montreal akan melanjutkan perjuangannya saat bertandang ke markas Columbus Crew pada Rabu mendatang. Peran Sanchez dan ketajaman para penyerang akan kembali menjadi perhatian ketika tim berupaya mengakhiri rangkaian peluang yang terbuang.

Baca Juga