Airlangga Tekankan Kerja Nyata, Regulasi dan ASN Jadi Kunci Mengisi Kemerdekaan

Airlangga Hartarto menegaskan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan berlangsung melalui regulasi yang dirumuskan dan koordinasi yang dijalankan pemerintah. Ia meminta aparatur negara menjadikan kerja nyata sebagai ukuran dalam menghadirkan kebijakan publik yang berdampak bagi masyarakat.

“Setiap regulasi yang dirumuskan, setiap koordinasi yang dijalankan, adalah bentuk perjuangan nyata untuk mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Airlangga. Pernyataan itu disampaikan saat Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Integritas Aparatur dalam Transformasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut meminta jajaran Kemenko Perekonomian menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK. Nilai itu diharapkan menjadi landasan etika dan integritas dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

BerAKHLAK mencakup Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Airlangga menilai kualitas serta integritas aparatur diperlukan agar transformasi ekonomi dapat berjalan efektif.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 20 PNS di lingkungan Kemenko Perekonomian. Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia tersebut diberikan kepada pegawai yang menunjukkan kesetiaan dan pengabdian selama 20 hingga 30 tahun.

Airlangga mengapresiasi para penerima penghargaan dan mendorong mereka menjadi teladan bagi rekan kerja serta generasi penerus. Ia juga mengajak seluruh jajaran menjaga kolaborasi demi keberhasilan program prioritas pemerintah.

Ekonomi Mandiri sebagai Arah Utama

Menurut Airlangga, kemerdekaan tidak semestinya dimaknai sebagai seremoni tahunan semata. Tantangan pembangunan menuntut kebijakan yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi dan menyiapkan pertumbuhan jangka panjang.

Indonesia menghadapi dinamika geopolitik, perkembangan AI, hingga perubahan iklim. Dalam situasi itu, ketahanan ekonomi dan stabilitas nasional disebut menjadi fondasi untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah menjalankan agenda hilirisasi sebagai salah satu langkah penguatan ekonomi. Hingga kini, terdapat 26 proyek hilirisasi yang telah dicanangkan dan sedang berjalan.

Upaya tersebut juga disertai kebijakan ketahanan energi melalui penerapan biodiesel B50. Di bidang perdagangan, Indonesia telah memiliki 25 perjanjian perdagangan yang berlaku, sementara 13 perjanjian lainnya masih dirundingkan.

Angka Ekonomi dan Agenda 2027

Sejumlah data ekonomi menjadi latar bagi dorongan pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan. Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat 4,65% pada Mei 2026 dan tingkat kemiskinan berada di angka 8,07%.

IndikatorCapaianPeriode
Tingkat Pengangguran Terbuka4,65%Mei 2026
Tingkat kemiskinan8,07%2026
Realisasi investasiRp1.040,6 triliunSemester I-2026
Lapangan kerja baruSekitar 1,4 jutaSemester I-2026

Realisasi investasi selama semester I-2026 mencapai Rp1.040,6 triliun dan disebut menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru. Pemerintah terus mengarahkan stimulus untuk menopang stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Presiden Republik Indonesia telah menetapkan 10 program transformasi untuk 2027. Sejumlah agenda yang memerlukan koordinasi Kemenko Perekonomian mencakup Bursa Komoditas Indonesia, optimalisasi aset BUMN, dan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 GW.

Program lainnya meliputi Pusat Finansial Internasional Indonesia, development management, elektrifikasi kendaraan, serta dwi kewarganegaraan terbatas bagi talenta istimewa dan keahlian strategis. Pelaksanaan berbagai agenda itu menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pertumbuhan nasional.

Airlangga turut menyampaikan dukacita kepada warga yang terdampak gempa di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur. Ia berharap penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak berjalan lancar serta masyarakat diberi kekuatan.

Baca Juga