Prospek BUMI dan DEWA memberi kontras di tengah tekanan pada saham GGRM serta harga emas pada Rabu, 12 Agustus 2026. Samuel Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi beli untuk BUMI, sedangkan BRI Danareksa Sekuritas tetap merekomendasikan beli DEWA.
Di sisi lain, saham GGRM turun 4,84% ke Rp19.675 pada akhir sesi I. Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian juga tercatat turun secara bersamaan.
| No. | Topik | Faktor yang Disorot |
|---|---|---|
| 1 | GGRM | Jual bersih asing senilai sekitar Rp7,28 miliar. |
| 2 | Emas perhiasan | Harga berbeda antara Raja Emas Indonesia, HRTA, dan Laku Emas. |
| 3 | BUMI | Kinerja diproyeksikan menguat pada kuartal III-2026. |
| 4 | Emas Pegadaian | Tiga produk emas batangan turun serempak. |
| 5 | DEWA | Potensi kontrak dan proyek PT Sebuku Sejaka Coal. |
1. Jual Bersih Asing Menekan GGRM
Saham PT Gudang Garam Tbk atau GGRM menutup sesi I di Rp19.675 setelah turun 4,84%. Tekanan tersebut berlangsung bersamaan dengan aktivitas jual bersih dari investor asing.
Investor asing melepas bersih 366,7 ribu saham GGRM dalam perdagangan tersebut. Nilai transaksi jual bersih yang tercatat sekitar Rp7,28 miliar.
2. Harga Perhiasan Emas Tidak Selalu Sejalan
Raja Emas Indonesia mencatat penurunan harga emas perhiasan pada Rabu pagi. Sementara itu, HRTA dan Laku Emas mempertahankan harga yang stabil.
Perbedaan pergerakan ini menjadi pertimbangan bagi calon pembeli yang memantau harga di beberapa penyedia. Informasi harga perlu diperiksa secara terpisah karena arah perubahannya tidak seragam.
3. Samuel Sekuritas Tetap Positif terhadap BUMI
Samuel Sekuritas Indonesia menilai kinerja PT Bumi Resources Tbk berpotensi semakin kuat pada kuartal III-2026 hingga akhir tahun. Penilaian tersebut membuat rekomendasi beli untuk BUMI tetap dipertahankan.
Target harga saham BUMI dihitung dengan metode sum of the parts atau SOTP. Pendekatan ini digunakan dalam penilaian prospek perusahaan yang menjadi dasar rekomendasi tersebut.
4. Harga Emas Batangan Pegadaian Kompak Turun
Antam, UBS, dan Galeri 24 mencatat penurunan harga emas batangan secara serempak di Pegadaian. Pilihan produknya tersedia dalam pecahan mulai 0,5 gram sampai 1.000 gram.
Ketersediaan berbagai ukuran membuat perubahan harga ini relevan untuk kebutuhan pembelian yang berbeda. Pergerakan tiga produk tersebut menjadi salah satu informasi pasar yang banyak diperhatikan pada hari itu.
5. Kontrak Baru Menjadi Penopang Prospek DEWA
PT Darma Henwa Tbk diproyeksikan mencatat kinerja positif sepanjang semester II-2026. Potensi kontrak baru dan dimulainya proyek PT Sebuku Sejaka Coal menjadi dua faktor yang mendukung proyeksi DEWA.
BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli serta menaikkan target harga saham perusahaan tersebut. Perkembangan kedua faktor operasional itu akan menjadi perhatian dalam menilai kinerja DEWA pada paruh kedua 2026.






