15 Orang Diperiksa dalam Bentrok Menteng, Konflik Berawal dari Motor Bising

Polisi memeriksa 15 orang setelah bentrokan dua kelompok di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan seorang pria berinisial K. Tiga orang juga telah diamankan dalam penyelidikan dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban jiwa.

Pemeriksaan dilakukan untuk memetakan peran warga dan kelompok pemuda yang terlibat dalam konflik tersebut. Kepolisian menyatakan penanganan perkara diarahkan kepada kedua sisi agar penegakan hukum dilakukan secara adil.

Rangkaian Dugaan Tindak Kekerasan

Selain dugaan penganiayaan, penyidik menelusuri laporan perusakan sejumlah UMKM dan pemukulan terhadap seorang warga. Polisi juga mendalami pelemparan batu yang muncul ketika ketegangan di lokasi meningkat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pemeriksaan masih diperlukan untuk mengurai seluruh peristiwa. Kepada CNN Indonesia, ia menjelaskan bahwa setiap tindakan dalam bentrokan akan ditelusuri secara menyeluruh.

Dua orang dievakuasi polisi ke RSCM setelah bentrokan, yaitu K dan DS. K kemudian meninggal dunia, sedangkan kondisi terbaru DS belum dijelaskan lebih lanjut.

InisialTindakan PolisiKeterangan
KDievakuasi ke RSCMMeninggal dunia
DSDievakuasi ke RSCMTurut terdampak bentrokan

Kepolisian belum mengungkap penyebab medis kematian K. Fokus penyidikan mencakup dugaan penganiayaan yang berujung pada meninggalnya korban serta peran semua pihak dalam konflik.

Awal Perselisihan di Jalan Tambak

Bentrokan pada Minggu (26/7) disebut berawal dari keluhan warga atas suara knalpot motor yang bising. Dua pemuda yang melintas dan menggeber motor mendapat teguran dari warga sekitar.

Kedua pemuda itu diduga tidak menerima teguran tersebut. Mereka kemudian kembali ke kawasan Jalan Tambak bersama lima orang lainnya.

Kelompok itu diduga kembali memicu keributan di lingkungan tersebut. Kejadian itu dilaporkan menyebabkan kerusakan pada sejumlah UMKM dan pemukulan terhadap seorang warga.

Warga yang merasa lingkungan mereka terusik kemudian meluapkan kemarahan. Situasi berkembang menjadi pelemparan batu ke arah kelompok pemuda itu.

Keributan selanjutnya berlanjut hingga ke sebuah lahan kosong. Lahan itu diduga menjadi tempat tinggal para pemuda yang terlibat dalam rangkaian insiden.

Penyelidikan Kondisi Dua Pemuda

Polisi akan menelusuri kemungkinan dua pemuda yang menggeber motor berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Koordinasi dengan RSCM akan dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kaitan kondisi tersebut dengan perilaku mereka saat kejadian.

Polres Metro Jakarta Pusat belum merinci identitas maupun peran tiga orang yang diamankan. Penyidikan masih berlangsung untuk menentukan pertanggungjawaban hukum atas bentrok Menteng yang berawal dari gangguan knalpot motor tersebut.

Baca Juga