13 Visa Asia, Turis Eropa Bayar Rp494 Ribu ke Indonesia dan Rp901 Ribu ke Laos

Turis Eropa dalam daftar biaya visa ini membayar sekitar Rp494 ribu untuk memasuki Indonesia. Untuk Laos, biaya yang tercantum mencapai sekitar Rp901 ribu, sedangkan Kamboja berada pada kisaran Rp541 ribu.

Perbandingan tersebut memperlihatkan tarif Indonesia lebih rendah daripada dua negara Asia Tenggara itu. Meski demikian, biaya termurah dalam daftar tersedia di India, mulai €8,75 atau sekitar Rp180 ribu.

Paspor negara-negara Eropa dikenal memiliki akses luas ke berbagai tujuan dunia. Namun, sejumlah negara Asia tetap menerapkan ongkos visa yang berbeda, termasuk untuk pilihan visa turis paling murah.

Menurut data Euronews yang dikutip CNN Indonesia, biaya bisa berbeda berdasarkan lokasi penerbitan paspor. Perkiraan rupiah yang tersedia mengikuti nominal dalam data tersebut dan tidak menunjukkan konversi baru.

Perbandingan biaya 13 visa turis Asia

NegaraBiaya VisaPerkiraan Rupiah
Arab Saudi€92,07± Rp1,895 juta
Jepang€81,28± Rp1,673 juta
Yordania€49,38± Rp1,016 juta
Bangladesh€43,76± Rp901 ribu
Laos€43,76± Rp901 ribu
Turkmenistan€35± Rp720 ribu
Bhutan€35± Rp720 ribu
Pakistan€17,50-30,60± Rp360-630 ribu
Kamboja€26,26± Rp541 ribu
Nepal€26,26± Rp541 ribu
Indonesia€24± Rp494 ribu
Bahrain€11,59± Rp239 ribu
India€8,75-21,88± Rp180-450 ribu

1. Arab Saudi

Arab Saudi menjadi negara dengan biaya visa turis paling mahal dalam daftar. Tarifnya mencapai €92,07 atau sekitar Rp1,895 juta.

2. Jepang

Jepang mengenakan biaya €81,28 untuk visa turis. Nominal itu tercantum sekitar Rp1,673 juta.

3. Yordania

Visa turis Yordania dibanderol €49,38. Perkiraan biayanya mencapai Rp1,016 juta.

4. Bangladesh

Bangladesh menetapkan opsi termurah sebesar €43,76. Nilai tersebut sekitar Rp901 ribu.

5. Laos

Laos memiliki biaya yang sama dengan Bangladesh, yaitu €43,76. Nominal sekitar Rp901 ribu itu lebih mahal daripada visa Indonesia.

6. Turkmenistan

Turkmenistan mengenakan biaya visa €35. Angka itu diperkirakan setara Rp720 ribu.

7. Bhutan

Visa Bhutan juga tercatat €35 atau sekitar Rp720 ribu. Pengunjung masih perlu membayar Sustainable Development Fee sebesar €87,60 atau sekitar Rp1,803 juta setiap malam.

8. Pakistan

Pakistan menetapkan biaya antara €17,50 hingga €30,60. Rentang tersebut setara sekitar Rp360 ribu sampai Rp630 ribu.

9. Kamboja

Kamboja mematok visa turis €26,26. Tarif sekitar Rp541 ribu ini berada di atas biaya visa Indonesia.

10. Nepal

Nepal memiliki biaya €26,26. Perkiraan nilai rupiahnya mencapai sekitar Rp541 ribu.

11. Indonesia

Indonesia mengenakan biaya €24 kepada turis Eropa. Angka sekitar Rp494 ribu itu lebih murah daripada tarif Kamboja dan Laos.

12. Bahrain

Bahrain mematok biaya €11,59. Nominal yang tercantum sekitar Rp239 ribu.

13. India

India menawarkan rentang tarif €8,75 sampai €21,88. Perkiraan biaya terendahnya sekitar Rp180 ribu, sedangkan batas atasnya sekitar Rp450 ribu.

Perbedaan tarif visa menjadi unsur yang perlu dipertimbangkan bersama kebutuhan perjalanan ke setiap negara. Biaya visa bukan satu-satunya pengeluaran, seperti terlihat pada Bhutan yang masih menerapkan Sustainable Development Fee per malam.

Uni Eropa juga menyiapkan European Travel Information and Authorisation System atau ETIAS untuk wisatawan dari negara bebas visa. Pengajuannya berbiaya €20, berlaku hingga tiga tahun atau sampai paspor berakhir, serta memungkinkan tinggal maksimal 90 hari dalam periode 180 hari di 30 negara Eropa.

Peluncuran ETIAS disebut tertunda dari kuartal IV 2026 dan diperkirakan berlangsung pada awal 2027. Ketentuan itu akan berlaku bagi pengunjung dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan sejumlah negara lain yang sebelumnya memperoleh fasilitas bebas visa.

Baca Juga