Ancaman Tak Membuat Gentar, Wardatina Mawa Siap Ikuti Proses Kasus CCTV

Wardatina Mawa menegaskan ancaman dan spekulasi tidak membuatnya takut dalam perkara dugaan akses ilegal rekaman CCTV. Ia menyatakan tetap akan mengikuti proses hukum yang berjalan dan siap memberi keterangan lagi apabila diperlukan penyidik.

Mawa mengatakan keyakinannya berangkat dari upaya untuk membuka kebenaran dalam perkara tersebut. Ia juga berharap keadilan dapat diberikan kepada semua pihak yang terkait.

“Jadi yang benar tidak akan pernah takut, orang yang benar tidak akan pernah takut,” ujar Mawa. Ia menyebut ancaman dalam bentuk apa pun tidak akan memunculkan rasa takut pada dirinya.

Dalam keterangannya, Mawa tidak merinci ancaman maupun spekulasi yang ia maksud. Ia memilih tidak memperpanjang respons terhadap berbagai pernyataan yang beredar di luar proses penyidikan.

Terbuka untuk Pemeriksaan Tambahan

Mawa menyatakan tidak keberatan bila kembali dipanggil oleh polisi. Baginya, setiap tahapan yang diminta dalam penanganan perkara harus dijalani dengan lapang dada.

“Boleh dong, kenapa gak? Semua kan aku jalanin,” katanya. Ia menegaskan kesiapan tersebut berlaku jika penyidik masih membutuhkan keterangannya.

Sebelumnya, Mawa telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemeriksaan itu berkaitan dengan laporan dugaan akses terhadap rekaman CCTV di rumah Inara Rusli.

Kasus ini berawal dari laporan Inara ke Bareskrim Polri mengenai dugaan pengambilan dan penyebaran rekaman CCTV tanpa izin. Dalam perkembangan penanganan perkara, polisi telah menetapkan dua tersangka.

Belum Mengetahui Rincian Perkembangan

Mawa mengaku belum mengetahui secara rinci perkembangan mengenai penetapan dua tersangka tersebut. Ia tidak menyampaikan dugaan mengenai pihak yang ditetapkan maupun dampaknya terhadap proses berikutnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya ikut terseret dalam perkara, Mawa kembali menyerahkan penilaian itu kepada kepolisian. Ia menilai pernyataan publik tidak dapat menjadi dasar untuk menentukan status hukum seseorang.

“Karena siapapun yang berspekulasi, ber-statement, itu kan enggak… apa ya, semua itu ada keputusannya sama pihak kepolisian ya,” tutur Mawa. Ia menekankan polisi merupakan pihak yang akan mengambil keputusan dalam perkara tersebut.

Harapan atas Kejelasan Penanganan

Selain menyatakan siap menjalani pemeriksaan, Mawa berharap proses penyidikan dapat segera memberikan kepastian. Harapan itu ia sampaikan saat berada di Bogor, Jawa Barat.

“Cuma aku berharap banget cepat-cepat untuk segera dikasih kepastian keputusan,” kata Mawa. Ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai keputusan yang diharapkannya.

Mawa menyatakan hanya dapat berikhtiar sambil menunggu proses hukum berjalan. “Yang ada aku hanya berikhtiar untuk semoga Allah memberikan keadilan untuk kita semuanya,” sambungnya.

Perkara dugaan akses ilegal rekaman CCTV tersebut masih dalam penanganan penyidik. Kelanjutan status dan langkah hukum dalam kasus itu akan ditentukan oleh kepolisian.

Baca Juga