Honda Vario Evo 160 di AHDC 2026 membawa kontras yang jelas antara motor balap dan motor harian. Mesinnya tidak diubah, sehingga kemampuan menjaga momentum di tikungan menjadi bagian penting dalam persaingan.
Peserta tidak dapat mengandalkan lonjakan tenaga dari modifikasi mesin. Mereka perlu mengoptimalkan akselerasi serta karakter motor melalui CVT dan knalpot yang diizinkan regulasi.
Ban lebar menjadi salah satu bekal di lintasan
Skutik ini menggunakan ban tubeless 100/80-14 di bagian depan dan 120/70-14 di belakang. Ukuran tersebut mendukung kestabilan saat bermanuver maupun ketika melaju pada kecepatan tinggi.
Jarak sumbu roda Vario Evo 160 mencapai 1.277 mm dengan panjang keseluruhan 1.929 mm. Tingginya 1.091 mm, sementara jarak terendah ke tanah tercatat 138 mm.
| Bagian | Vario Evo 160 CBS | Vario Evo 160 ABS |
|---|---|---|
| Lebar | 686 mm | 696 mm |
| Bobot kosong | 116 kg | 118 kg |
| Ban depan | 100/80-14 tubeless | 100/80-14 tubeless |
| Ban belakang | 120/70-14 tubeless | 120/70-14 tubeless |
Perbedaan bobot kosong tipe CBS dan ABS mencapai 2 kg, yakni 116 kg dan 118 kg. Tinggi jok kedua varian berada pada 778 mm.
CVT menentukan karakter akselerasi
Continuously Variable Transmission atau CVT menjadi sektor yang boleh disesuaikan oleh peserta. Pengaturan pada sektor kirian itu dapat dipakai untuk membentuk respons motor sesuai kebutuhan balap.
Knalpot aftermarket juga diperbolehkan dalam kelas One Make Race tersebut. Cream-Pie dan SR-01 termasuk produk yang terlihat digunakan.
Pembatasan modifikasi menjaga basis teknis Honda Vario Evo 160 tetap serupa antarpeserta. Dengan demikian, hasil balapan lebih ditentukan oleh pengolahan akselerasi, konsistensi, serta pemilihan jalur di tikungan.
Mesin 160 cc tetap menjadi basis utama
Motor ini mengandalkan mesin 160 cc, 4 katup, eSP+, dan pendingin cairan. Mesin generasi terbaru itu disebut memiliki gesekan lebih rendah untuk mendukung performa yang lebih optimal.
| Parameter | Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Tenaga maksimum | 11,3 kW | Pada 8.500 rpm |
| Torsi maksimum | 14,0 Nm | Pada 6.500 rpm |
| Akselerasi | 0-200 meter dalam 11,9 detik | Pengujian internal AHM |
| Kecepatan maksimum | 109 km per jam | Pengujian internal AHM |
Tenaga maksimum mencapai 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi puncak 14,0 Nm pada 6.500 rpm. Respons pada putaran menengah menjadi karakter yang relevan untuk pemakaian kota maupun perjalanan jarak menengah.
AHM menyebut konsumsi bahan bakar dapat mencapai 46,7 kilometer per liter dengan Idling Stop System berdasarkan metode WMTC EURO 3. Kapasitas bagasi 18 liter dan tangki 5,5 liter menunjukkan fungsi praktisnya tetap dipertahankan meski motor ini dipakai dalam ajang balap.






