Saat Turbo Dilepas, 6 Keunggulan Mesin 1.5 NA yang Diandalkan Kia Seltos

All New Kia Seltos mengubah arah dengan meninggalkan pilihan mesin turbo dan mengandalkan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated. Langkah ini ditujukan untuk menghadirkan SUV kompak yang nyaman dipakai rutin serta lebih memperhatikan efisiensi.

Mesin tersebut bekerja bersama Transmisi IVT, teknologi yang dirancang menghasilkan akselerasi lebih mulus dan putaran mesin lebih stabil. Kombinasi keduanya juga menjadi bagian dari upaya menjaga biaya kepemilikan tetap relevan bagi konsumen.

Enam Dasar Pemilihan Mesin 1.5 NA

NomorKeunggulan yang Dituju
1Sesuai kebutuhan kendaraan harian
2Pengoperasian IVT yang lebih halus
3Dukungan terhadap efisiensi bahan bakar
4Potensi perawatan jangka panjang lebih ekonomis
5Tenaga linear untuk penggunaan perkotaan
6Mendukung posisi harga yang kompetitif

1. Disesuaikan dengan Kebutuhan Pemakaian Harian

Pengguna SUV kompak di Indonesia banyak memanfaatkan mobil untuk bekerja, mengantar keluarga, dan bepergian ke luar kota. Mesin 1.5 NA diposisikan untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan tenaga yang memadai.

Karakter mesinnya cenderung halus saat digunakan dalam lalu lintas perkotaan. Karena itu, fokus produk tidak berhenti pada performa tinggi, melainkan mencakup keseimbangan penggunaan sehari-hari.

2. Transmisi IVT Dirancang Lebih Halus

Transmisi IVT merupakan pengembangan dari teknologi CVT yang diarahkan untuk memberikan respons penyaluran tenaga lebih baik. Teknologi ini juga ditujukan untuk mengurangi efek “rubber band” yang kerap dikaitkan dengan transmisi otomatis variabel konvensional.

Dalam pemakaian normal, IVT membantu menjaga putaran mesin tetap stabil. Kondisi tersebut membuat akselerasi ditargetkan terasa lebih mulus ketika kendaraan sering dipakai di dalam kota.

3. Efisiensi Bahan Bakar Menjadi Pertimbangan Besar

Konsumsi BBM menjadi perhatian penting ketika harga bahan bakar berfluktuasi. Konstruksi Mesin 1.5 NA yang lebih sederhana dibandingkan mesin turbo dinilai mendukung kebutuhan efisiensi harian.

Transmisi IVT membantu mesin bekerja pada rentang putaran yang lebih efisien. Perpaduan ini diarahkan untuk perjalanan kota dan mobil yang melaju konstan di jalan tol.

4. Potensi Biaya Perawatan Lebih Terjangkau

Ketiadaan turbocharger mengurangi komponen khusus yang memerlukan perhatian. Faktor ini menjadi salah satu alasan penggunaan mesin naturally aspirated pada Seltos.

Biaya servis jangka panjang berpotensi lebih ekonomis dibandingkan kendaraan dengan perangkat turbo. Hal itu dapat menjadi nilai tambah bagi konsumen yang memperhitungkan total biaya kepemilikan.

5. Tenaga Tetap Memadai untuk SUV Perkotaan

Mesin tanpa turbo tetap ditujukan untuk menghadapi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Penyaluran tenaga yang linear dapat membantu pengemudi saat mengendalikan mobil di berbagai kondisi jalan.

Kondisi tersebut mencakup kemacetan, manuver menyalip di jalan nasional, serta perjalanan keluarga ke luar kota. Mesin ini juga diposisikan untuk melintasi jalan menanjak dengan beban penggunaan normal.

6. Membantu Menjaga Posisi Harga di Segmen SUV Kompak

Penggunaan mesin 1.5 NA membantu Kia menjaga daya saing harga di kelas SUV lima penumpang. Pendekatan itu memadukan teknologi modern dengan biaya kepemilikan yang lebih ramah bagi konsumen.

Selain mesin dan IVT, Kia Seltos mendapat pembaruan berupa eksterior modern, interior bernuansa premium dengan layar digital, sistem hiburan terkoneksi, fitur keselamatan aktif, dan kabin luas. Seluruh elemen tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga tanpa mengabaikan kenyamanan serta efisiensi.

Baca Juga