Trump Tolak Isu Stres Awak Kapal, USS George Washington Segera Gantikan Lincoln

Donald Trump membantah bahwa awak USS Abraham Lincoln mengalami tekanan akibat penugasan panjang dalam perang melawan Iran. Pada saat yang sama, Angkatan Laut AS akan menggantikan kapal induk tersebut dengan USS George Washington.

Kontras antara bantahan pemerintah dan rencana pergantian kapal muncul ketika berbagai persoalan di atas USS Abraham Lincoln dilaporkan menjadi perhatian. Kapal itu telah bertugas lebih dari delapan setengah bulan dalam mendukung operasi militer AS.

Trump Menilai Pengerahan Belum Terlalu Lama

Trump menolak anggapan bahwa masa tugas USS Abraham Lincoln telah melewati batas wajar. “Tidak. Tidak. Tidak. Belum cukup lama,” katanya ketika ditanya apakah pengerahan kapal induk tersebut berlangsung terlalu lama.

Presiden AS itu juga menepis kekhawatiran keluarga awak kapal. Saat ditanya mengenai kecemasan mereka, Trump menjawab, “Tidak, mereka tidak khawatir.”

Menteri Pertahanan Pete Hegseth sebelumnya menyampaikan bantahan serupa mengenai kabar kondisi buruk di kapal. Ia menyatakan situasi USS Abraham Lincoln telah “disalahgambarkan”.

Laporan yang Dipersoalkan Senator

Richard Blumenthal, Senator Demokrat dari Connecticut, mengirim surat kepada Hegseth dan pejabat sementara Angkatan Laut Hung Cao pada Kamis (13/8). Surat itu menyoroti persoalan yang dilaporkan dialami awak selama masa penugasan.

Dalam suratnya, Blumenthal mencantumkan dugaan kontaminasi air dan gangguan saluran air. Ia juga menyoroti persoalan keselamatan di dek serta memburuknya kesehatan mental personel.

Gangguan pada sistem pengiriman surat turut disebut dalam surat tersebut. Paket dari keluarga dilaporkan hilang atau baru diterima setelah berbulan-bulan.

Masalah itu memberi gambaran mengenai tantangan kehidupan sehari-hari personel di kapal induk yang beroperasi jauh dari rumah. Paket keluarga dapat menjadi sarana penting bagi awak untuk menjaga hubungan dengan keluarga selama penugasan.

USS George Washington Akan Dikirim

Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada The New York Times bahwa USS George Washington akan dikirim untuk menggantikan USS Abraham Lincoln. Pergantian ini terjadi setelah kapal yang bertugas saat ini menjalani pengerahan lebih dari 8,5 bulan.

Sebagian besar penugasan USS Abraham Lincoln digunakan untuk mendukung operasi AS dalam perang melawan Iran, menurut The New York Times yang dikutip CNN Indonesia. Konflik AS dan Israel melawan Iran berlangsung lebih lama daripada perkiraan awal pemerintahan Trump.

Kapal IndukStatusKeterangan
USS Abraham LincolnMasih bertugasLebih dari 8,5 bulan mendukung operasi terkait Iran
USS George WashingtonAkan dikirimDisiapkan untuk menggantikan USS Abraham Lincoln

Konflik dan Tekanan terhadap Pemerintah

Perang tersebut turut mengganggu Selat Hormuz, jalur laut strategis bagi pasokan minyak global. Trump berulang kali mengatakan kemampuan militer Iran telah dihancurkan oleh operasi AS.

The New York Times mencatat sedikitnya 18 personel militer AS tewas dan ratusan lainnya terluka selama konflik berlangsung. Data itu menambah tekanan terhadap pemerintahan Trump ketika persoalan penugasan USS Abraham Lincoln terus diperdebatkan.

Dalam pernyataan terpisah di Garden City, New York, Jumat (14/8), Trump mengatakan operasi itu bertujuan mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Ia juga menyinggung beban ekonomi yang dirasakan masyarakat AS akibat kenaikan harga bensin dan biaya lain.

Trump kemudian menyampaikan pernyataan mengenai Selat Hormuz. “Segera saya akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat,” katanya.

Baca Juga