Musim MotoGP Hampir Tanpa Henti, Luca Marini Ingin Waktu Pulih Lebih Panjang

Luca Marini menganggap kalender MotoGP saat ini membuat pebalap nyaris tidak mempunyai waktu untuk berhenti sepenuhnya. Setelah kompetisi panjang berakhir, persiapan untuk musim berikutnya segera dimulai sehingga kebutuhan pemulihan fisik terdesak.

Pebalap Honda HRC itu meminta penyelenggara menyusun seri balapan secara lebih rapat dalam satu musim. Tujuannya adalah membuka jeda musim dingin yang lebih panjang tanpa harus mengurangi jumlah putaran MotoGP.

Latihan Berjalan Sepanjang Tahun

Marini menyebut ritme kalender yang panjang membuat program latihan terus berlangsung dari satu musim ke musim selanjutnya. Bagi pebalap, kondisi itu menyulitkan upaya untuk memulihkan tubuh dan membangun persiapan fisik yang lebih spesifik.

“Dengan kalender saat ini, praktis tidak ada jeda. Saya berlatih sepanjang tahun,” kata Marini. Ia ingin memiliki periode yang lebih luas untuk menangani cedera lama dan meningkatkan kebugaran secara bertahap.

Menurut Marini, fisioterapi tertentu membutuhkan waktu yang cukup agar dapat dijalankan dengan optimal. Ruang pemulihan juga penting bagi pebalap yang harus mengatasi masalah fisik setelah melewati rangkaian balapan panjang.

Ia tidak memandang jeda antarmusim hanya sebagai masa libur. Periode tersebut menjadi kesempatan untuk memulihkan kondisi, menata ulang latihan, dan mempersiapkan tubuh menghadapi tuntutan musim baru.

Usulan Pemadatan Kalender

Marini tidak meminta MotoGP mengurangi jumlah seri yang digelar. Ia menilai solusi yang lebih tepat adalah mengubah penyebaran agenda agar balapan tidak terlalu memanjang sepanjang tahun.

“Saya pikir balapan seharusnya dibuat lebih berdekatan dan mencoba menciptakan jeda yang lebih panjang pada musim dingin,” ujarnya. Pernyataan tersebut dikutip Speedweek melalui Crash.net.

Kalender yang dipadatkan dapat mempertahankan jumlah balapan sekaligus memberi masa kosong lebih jelas setelah seri terakhir. Dalam skema itu, pebalap memiliki kesempatan lebih besar untuk menjalani pemulihan sebelum agenda pengujian dimulai.

“Faktanya, sekarang kami tidak punya waktu untuk benar-benar melakukan pemulihan dan, yang lebih penting, tidak ada waktu untuk mempersiapkan diri secara spesifik menghadapi musim berikutnya,” tutur Marini. Ia menilai pola kegiatan sepanjang tahun yang berlaku saat ini belum ideal.

Rentang Musim 2026

MotoGP 2026 direncanakan berjalan sekitar sembilan bulan. Kompetisi dijadwalkan dimulai pada akhir Februari dan ditutup di Valencia pada penghujung November.

Agenda MotoGPPeriodeDampak Jadwal
Awal musim 2026Akhir FebruariRangkaian kompetisi dimulai
Penutupan di ValenciaPenghujung NovemberJeda antarmusim baru dimulai
Tes pramusim SepangAwal FebruariAgenda persiapan musim berikutnya berlangsung

Setelah penutupan di Valencia, masa tanpa kegiatan MotoGP diperkirakan kurang dari dua bulan sebelum tes pramusim Sepang pada awal Februari. Rentang itu harus dibagi untuk istirahat, program pemulihan, serta latihan menjelang musim selanjutnya.

Marini melihat kalender yang terlalu panjang dapat membatasi penanganan fisik jangka panjang. Karena itu, ia mendorong penataan jadwal yang memberi keseimbangan antara jumlah balapan dan kebutuhan pemulihan pebalap.

Bagi pebalap asal Italia tersebut, masa antarmusim yang lebih memadai akan membantu persiapan berlangsung lebih terarah. Pemadatan kalender menjadi pilihan yang ia nilai memungkinkan tanpa mengubah jumlah seri dalam satu musim.

Baca Juga