Sebelum Komunikasi Instan, Telegraf Inggris-AS Gagal Setelah Terobosan 16 Jam

Pesan resmi yang menyeberangi Atlantik dalam sekitar 16 jam pada 1858 menjadi bukti bahwa jarak antarbenua dapat dipangkas secara drastis. Namun, kabel yang memungkinkan terobosan itu justru berhenti bekerja dengan andal hanya beberapa minggu kemudian.

Peristiwa tersebut melibatkan Ratu Victoria dari Inggris dan Presiden Amerika Serikat James Buchanan. Pertukaran pesan mereka tercatat sebagai komunikasi telegraf pertama yang berhasil menghubungkan kedua negara melintasi Samudra Atlantik.

Pada masa itu, surat yang dibawa kapal dari Eropa ke Amerika Utara dapat membutuhkan waktu lebih dari 10 hari. Kehadiran telegraf transatlantik membuka kemungkinan baru untuk menyampaikan informasi tanpa menunggu pelayaran selesai.

Ucapan selamat yang melintasi lautan

Ratu Victoria mengirim pesan kepada Buchanan pada 16 Agustus 1858. Menurut Admiralty Museum yang dikutip Liputan6, pesan tersebut berisi ucapan selamat atas rampungnya proyek kabel telegraf.

Ratu Victoria juga berharap teknologi itu dapat mempererat hubungan Inggris dan Amerika Serikat. Ia menyampaikan harapan bahwa jalur komunikasi baru tersebut membawa kemakmuran bagi Amerika.

James Buchanan membalas melalui kabel yang sama dari Amerika Serikat ke Inggris. Ia menyambut proyek itu dan menilai manfaatnya bagi umat manusia bisa lebih besar daripada kemenangan dalam perang.

Pandangan Buchanan menunjukkan arti diplomatik dari teknologi komunikasi baru tersebut. Jalur telegraf dipandang dapat memperkuat hubungan dua negara yang dipisahkan oleh lautan luas.

Rute pertama dan kendalanya

Kabel 1858 membentang dari Pulau Valentia di Irlandia menuju Bull Arm di Teluk Trinity, Newfoundland. Newfoundland menjadi titik akhir karena posisinya relatif lebih dekat dengan Eropa.

Pengerjaan proyek ini melibatkan USS Niagara dari Amerika Serikat dan HMS Agamemnon dari Inggris. Kedua kapal tersebut digunakan untuk memasang kabel di bawah perairan Atlantik.

TahunJalur UtamaPerkembangan
1858Valentia, Irlandia–Bull Arm, NewfoundlandPertukaran pesan pertama berhasil, tetapi kabel mengalami gangguan
1866Valentia, Irlandia–Heart’s Content, NewfoundlandKoneksi langsung menjadi lebih andal

Gangguan pada kabel pertama memperlihatkan bahwa keberhasilan pemasangan tidak otomatis menjamin layanan berkelanjutan. Tantangan pembangunan kabel bawah laut pada abad ke-19 sangat besar, terutama untuk menjaga koneksi sepanjang lintasan Atlantik.

Meski demikian, percobaan pada 1858 memiliki nilai penting dalam sejarah komunikasi. Kabel itu telah membuktikan bahwa pesan dapat dikirim langsung antara Eropa dan Amerika Utara dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Koneksi yang lebih stabil pada 1866

Keandalan komunikasi telegraf transatlantik baru tercapai pada 1866. SS Great Eastern memasang kabel baru dari Valentia di Irlandia menuju Heart’s Content di Newfoundland.

Jalur ini tidak sama dengan koneksi 1858 yang berakhir di Bull Arm. Pemasangan kabel baru membuat hubungan komunikasi antara dua sisi Atlantik dapat berjalan lebih andal.

Peristiwa 1858 tetap menjadi tonggak meski layanan awalnya gagal bertahan lama. Pengiriman pesan Ratu Victoria dalam 16 jam memperlihatkan perubahan besar dari era ketika surat harus menunggu kapal melintasi laut selama lebih dari 10 hari.

Kegagalan kabel pertama tidak menghapus arti pencapaiannya, melainkan menunjukkan tahap awal dari proses penyempurnaan teknologi. Delapan tahun kemudian, jalur baru membuktikan bahwa gagasan komunikasi cepat lintas Atlantik dapat dijalankan dengan lebih stabil.

Baca Juga