Sundulan Gimenez Beri Platense Keunggulan, Coquimbo Unido Harus Mengejar

Sundulan Luciano Gimenez pada babak pertama membawa Platense unggul 1-0 atas Coquimbo Unido di leg pertama babak 16 besar Copa Libertadores 2026. Gol tunggal itu membuat wakil Argentina memegang modal penting sebelum menyambangi Chile.

Coquimbo Unido masih memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan karena selisih agregat hanya satu gol. Namun, tim asuhan Hernan Caputto harus tampil lebih efektif saat menjadi tuan rumah pada leg kedua.

Momen Penentu di Vicente Lopez

Pertandingan pertama dimainkan di Estadio Ciudad de Vicente Lopez pada Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 18.00 waktu setempat. Kedua tim tidak menghasilkan banyak gol, tetapi Platense mampu memaksimalkan satu peluang penting pada menit ke-34.

Saborido mengirimkan umpan silang dari sisi kanan menuju area gawang Coquimbo Unido. Gimenez lalu menyambut bola dengan tandukan kepala yang mengarah ke gawang Diego Sanchez.

Sanchez tidak dapat menjangkau bola hasil sundulan mantan pemain Huracan tersebut. Platense mempertahankan keunggulan itu hingga akhir pertandingan dan menutup leg pertama dengan skor 1-0.

Leg Kedua Menjadi Ujian Coquimbo Unido

Pertemuan berikutnya dijadwalkan pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 18.00 waktu setempat. Estadio Francisco Sanchez Rumoroso di Chile akan menjadi arena penentu tim yang melangkah dari babak 16 besar.

Coquimbo Unido perlu memanfaatkan dukungan publik kandang untuk memburu hasil yang lebih baik. Di sisi lain, Platense datang dengan keuntungan agregat, meski margin satu gol membuat pertandingan belum dapat dianggap selesai.

Caputto menilai perjalanan timnya di kompetisi ini sebagai kesempatan yang patut dinikmati. “Kami ingin menikmati,” kata Caputto mengenai kiprah Coquimbo Unido di Copa Libertadores.

Puncak Grup B Tidak Menjamin Hasil di Gugur

Tekanan yang kini dirasakan Coquimbo Unido berbeda dengan penampilan mereka pada fase grup. Klub itu lolos sebagai juara Grup B setelah mengumpulkan 10 poin, unggul atas Deportes Tolima yang meraih delapan poin.

PosisiTimPoinSelisih Gol
1Coquimbo Unido10+2
2Deportes Tolima8+1
3Nacional8-2
4Universitario6-1

Kepastian sebagai pemuncak grup datang setelah kemenangan 3-0 atas Deportes Tolima pada pertandingan kelima. Manuel Fernandez, Cristian Zavala, dan Nicolas Johansen masing-masing mencatatkan gol pada laga tersebut.

Hasil imbang tanpa gol antara Nacional dan Universitario selanjutnya mengamankan posisi pertama Coquimbo Unido. Pencapaian itu membawa klub Chile tersebut ke fase gugur dalam perjalanan yang disebut bersejarah.

Cenderamata Bertema Identitas Pirata

Sebelum pertandingan di Argentina dimulai, Coquimbo Unido memberikan cenderamata khusus kepada Platense. Hadiah itu berupa ukiran kayu mascaron de proa sebagai bentuk penghormatan terhadap laga bersejarah kedua klub.

Dalam unggahan media sosial resmi klub, Coquimbo Unido menyebutnya “sebuah mascaron de proa legendaris yang diubah menjadi sejarah dengan identitas PIRATA, diukir dengan setiap detail untuk mengabadikan PERTEMPURAN SAMUDERA.” Klub itu sebelumnya juga memberikan cenderamata berbahan kulit berbentuk peta perjalanan saat bertandang ke Nacional di fase grup.

Simbol penghormatan telah diberikan sebelum laga pertama, tetapi persaingan kini akan berlanjut di Chile. Gimenez telah memberi Platense keunggulan awal, sedangkan Coquimbo Unido membutuhkan respons di kandang untuk menjaga perjalanan mereka tetap hidup.

Baca Juga