Selisih bobot 18 kg menjadi salah satu fakta yang memisahkan Kawasaki Z900RS Cafe dan Yamaha XSR900 GP. Yamaha berbobot 200 kg, sedangkan Kawasaki mencapai 218 kg meski keduanya sama-sama membawa konsep motor sport heritage Jepang.
Perbedaan tersebut berjalan beriringan dengan watak mesin, bentuk bodi, dan perlengkapan elektronik masing-masing model. XSR900 GP menargetkan sensasi lebih agresif, sementara Z900RS Cafe memprioritaskan rasa nyaman untuk pemakaian yang lebih santai.
Mesin Menentukan Watak Berkendara
Z900RS Cafe memakai mesin empat silinder segaris 948cc dengan konfigurasi DOHC, 16-katup, dan pendingin cairan. Tenaga puncaknya tercatat 114 hp pada 9.300 rpm dengan torsi 98 Nm pada 7.700 rpm.
Mesin empat silinder Kawasaki dikenal memiliki penyaluran tenaga yang halus serta dorongan kuat di putaran menengah. Karakter itu membuatnya relevan untuk penggunaan harian, touring, dan perjalanan di jalan pegunungan.
XSR900 GP menggunakan mesin CP3 tiga silinder segaris 888cc, DOHC, 12-katup, serta pendingin cairan. Unit ini menghasilkan 118 hp pada 10.000 rpm dan torsi 93 Nm pada 7.000 rpm.
Respons gas CP3 lebih spontan dengan kekuatan tenaga pada putaran menengah hingga atas. Yamaha pun menawarkan nuansa yang lebih sporty meskipun mengusung desain yang mengambil inspirasi dari masa lalu.
| Data | Kawasaki Z900RS Cafe | Yamaha XSR900 GP |
|---|---|---|
| Mesin | 4 silinder segaris 948cc | 3 silinder segaris CP3 888cc |
| Tenaga | 114 hp pada 9.300 rpm | 118 hp pada 10.000 rpm |
| Torsi | 98 Nm pada 7.700 rpm | 93 Nm pada 7.000 rpm |
| Bobot | 218 kg | 200 kg |
| Tangki BBM | 17 liter | 14 liter |
| Harga di Jepang | 1.540.000 yen | Mulai 1.430.000 yen |
Kapasitas Tangki dan Suspensi Berbeda Arah
Kawasaki membawa tangki 17 liter, lebih besar daripada kapasitas 14 liter pada Yamaha. Kedua model memakai velg 17 inci dengan ukuran ban depan 120/70 dan belakang 180/55.
Z900RS Cafe mengandalkan suspensi depan upside-down yang dapat disetel dan monoshock Horizontal Back-link yang juga dapat diatur. Setang lebih tinggi serta jok lebih tebal menegaskan fokusnya terhadap kenyamanan jalan raya.
XSR900 GP memakai rangka aluminium Deltabox bersama suspensi KYB depan dan belakang yang dapat disetel penuh. Rangka dan posisi duduk yang lebih condong ke depan mendukung respons handling yang lebih presisi.
Rem cakram dengan ABS tersedia pada Kawasaki, termasuk rem depan Brembo. Yamaha melangkah lebih jauh dengan cornering ABS yang bekerja bersama sistem elektronik berbasis IMU enam sumbu.
Perbedaan Perlengkapan Modern
Z900RS Cafe mempertahankan suasana klasik melalui panel instrumen kombinasi analog-LCD. Meski demikian, motor ini tetap dilengkapi lampu full LED, Kawasaki Traction Control, assist & slipper clutch, dan ABS.
XSR900 GP membawa layar TFT 5 inci dengan konektivitas serta sistem ride-by-wire. Fitur lainnya meliputi mode berkendara, traction control sensitif kemiringan, slide control, lift control, cruise control, dan quickshifter generasi terbaru.
Kelengkapan Yamaha lebih mengarah pada pengendalian saat berkendara dengan gaya sport. Kawasaki memilih pendekatan yang cukup modern tanpa menghilangkan kesan mekanis dan klasik pada kokpitnya.
Inspirasi Z1 dan YZR500 Membentuk Dua Siluet
Z900RS Cafe terinspirasi Kawasaki Z1 dari era 1970-an melalui fairing kecil yang mengitari lampu depan bulat LED, tangki klasik, dan jok datar. Pilihan warnanya juga mendukung identitas cafe racer yang kuat.
XSR900 GP mengambil inspirasi Yamaha YZR500 era 1980-an dengan fairing penuh bergaya Grand Prix, lampu LED tersembunyi, dan jok buntut. Harga di Jepang mulai 1.430.000 yen, sedangkan Z900RS Cafe dipasarkan seharga 1.540.000 yen.
Perbandingan ini memperlihatkan bahwa tampilan retro tidak selalu menghasilkan pengalaman berkendara serupa. Z900RS Cafe lebih menonjol bagi pencari kenyamanan dan karakter mesin halus, sedangkan XSR900 GP menawarkan bobot lebih ringan serta teknologi yang lebih menyeluruh.






