Usia Maksimal 21 Tahun, Ini Ketentuan Penting Seleksi Poltekpin 2026

Seleksi Poltekpin 2026 menetapkan batas usia maksimal 21 tahun bagi calon peserta pada 18 Agustus 2026. Ketentuan ini perlu diperhatikan sejak awal karena pendaftaran hanya dibuka selama 18 hingga 30 Agustus 2026.

Selain umur, pelamar harus memiliki rata-rata nilai minimal 70,00 pada Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Syarat tersebut berlaku bagi lulusan SLTA sederajat yang ingin mengikuti penerimaan mahasiswa baru.

Jadwal dan Dokumen Awal

Proses pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui SSCASN BKN. Pelamar harus membuat akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan serta Nomor Kartu Keluarga sebelum memilih jalur dan program studi.

Dokumen persyaratan perlu diunggah dalam masa pendaftaran yang tersedia. Pendaftar formasi Orang Asli Papua dan Keterwakilan Daerah memiliki kewajiban tambahan berupa surat keterangan khusus.

TahapInformasi
Pendaftaran18–30 Agustus 2026
PortalSSCASN BKN
Data pembuatan akunNIK dan Nomor Kartu Keluarga
Biaya SKDRp100.000

Biaya Seleksi Kompetensi Dasar sebesar Rp100.000 merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2024. Pelamar perlu memastikan seluruh ketentuan telah terpenuhi sebelum batas pendaftaran berakhir.

Kriteria Fisik yang Ditetapkan

Poltekpin mensyaratkan tinggi badan minimum 162 sentimeter untuk pria dan 155 sentimeter untuk wanita. Peserta harus berbadan sehat, tidak buta warna, serta tidak memiliki tato.

Pelamar yang menggunakan kacamata tetap dapat mengikuti seleksi apabila minusnya paling tinggi 1,00. Mereka juga harus belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah sepanjang masa pendidikan.

AspekKetentuan Seleksi
Tinggi badan priaMinimal 162 cm
Tinggi badan wanitaMinimal 155 cm
PenglihatanTidak buta warna
Batas kacamataMinus maksimal 1,00
Status pernikahanBelum pernah menikah

Peserta tidak boleh mempunyai ikatan dinas dengan instansi lain. Kesediaan untuk ditempatkan di unit kerja Kementerian Hukum di seluruh Indonesia juga menjadi bagian dari persyaratan.

Pilihan Studi yang Dibuka

Politeknik Pengayoman Indonesia membuka empat program studi dalam Jurusan Hukum Terapan pada jenjang Diploma IV. Pilihannya meliputi Perancangan Peraturan Perundang-Undangan, Hukum Kekayaan Intelektual, Administrasi Hukum Umum, dan Pembangunan Hukum.

Poltekpin berada di bawah naungan Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagai institusi pendidikan vokasi. Lembaga ini terbentuk melalui penggabungan pendidikan kedinasan di lingkungan Kemenkumham, termasuk pendidikan pemasyarakatan dan keimigrasian.

JurusanProgram StudiJenjang
Hukum TerapanPerancangan Peraturan Perundang-UndanganDiploma IV
Hukum TerapanHukum Kekayaan IntelektualDiploma IV
Hukum TerapanAdministrasi Hukum UmumDiploma IV
Hukum TerapanPembangunan HukumDiploma IV

Pilihan studi tersebut berfokus pada kompetensi hukum, mulai dari penyusunan regulasi hingga administrasi dan pembangunan hukum. Seluruh calon peserta perlu menyesuaikan pilihan program dengan syarat penerimaan yang telah ditetapkan.

Baca Juga