Ramadhan Sananta mengingatkan Persebaya Surabaya agar tidak memandang Penang FC sebagai lawan ringan. Striker tersebut pernah menghadapi klub Malaysia itu saat membela DPMM FC di Liga Malaysia 2025/2026.
Pengalamannya menghasilkan dua cerita berbeda, yakni kemenangan saat bermain di kandang dan kekalahan ketika bertandang ke markas Penang. Karena itu, Sananta menilai Persebaya harus tetap menyiapkan diri secara maksimal untuk pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8/2026) malam.
“Namun, mereka sekarang tentu memiliki tim yang berbeda dan mungkin sudah berkembang lebih baik,” ujar Sananta. Ia menilai perubahan komposisi pemain membuat Penang FC tidak bisa diukur hanya dari pengalaman pertemuan sebelumnya.
Chemistry Menjadi Pekerjaan Utama
Laga melawan Penang FC akan dipakai Persebaya untuk memperkuat chemistry skuad. Musim ini, sejumlah pemain baru bergabung sehingga kebersamaan masih perlu terus dibangun melalui pertandingan.
Sananta menilai adaptasi tim hampir mencapai tahap maksimal. Meski begitu, ia melihat masih ada detail kecil yang harus dibenahi dalam kerja sama antarpemain di lapangan.
Uji coba ini menjadi relevan karena Persebaya sedang mengarah ke Super League 2026/2027. Tim telah menjalani enam pertandingan pramusim dan menjuarai Piala Presiden 2026, tetapi proses penyempurnaan permainan masih berjalan.
Kuota 15 Pergantian Membuka Banyak Pilihan
Pertandingan internasional ini mengizinkan hingga 15 pergantian pemain. Ketentuan tersebut memberi pelatih Bernardo Tavares keleluasaan untuk mengamati kesiapan lebih banyak pemain dalam satu laga.
Tavares menilai penampilan dalam pertandingan memberi bahan evaluasi yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh dari sesi latihan. Atmosfer suporter dan situasi kompetitif menjadi bagian dari penilaian terhadap kesiapan pemain.
“Fakta bahwa kami bisa mengganti banyak pemain, itu adalah kesempatan bagus untuk melihat para pemain ini,” kata Tavares. Ia menegaskan fokusnya adalah memastikan seluruh anggota skuad siap menghadapi musim baru.
Pelatih asal Portugal itu tidak ingin banyaknya perubahan pemain mengganggu wajah permainan Persebaya. Intensitas dan agresivitas harus tetap dipertahankan, walaupun ada satu atau dua pemain yang keluar masuk lapangan.
“Besok merupakan pertandingan pramusim yang penting bagi kami untuk terus mempersiapkan tim,” ujar Tavares dalam konferensi pers pada Jumat (14/8). Menurutnya, perkembangan kolektif harus berjalan seiring dengan kemajuan individu setiap pemain.
Ujian Terakhir bagi Penang FC
Penang FC membawa kepentingan tersendiri dalam lawatan ke Surabaya. Wan Rohaimi menjadikan pertandingan ini sebagai tes terakhir sebelum Liga Super Malaysia bergulir pada 23 Agustus.
Tim tamu tidak dapat menurunkan empat pemain karena kebutuhan tim nasional dan cedera. Selain itu, kondisi Tumbas belum pasti setelah pemain baru tersebut tiba dari Beograd melalui perjalanan lebih dari 20 jam.
Keterbatasan itu membuka kesempatan bagi pemain lain Penang FC untuk tampil. Bagi Persebaya, kehadiran lawan yang sedang memasuki tahap akhir persiapan kompetisi menjadi ujian yang bernilai untuk melihat rotasi dan kekompakan skuad.
Duel di Gelora Bung Tomo pada akhirnya menjadi ruang pembuktian bagi pemain yang mendapat kesempatan tampil. Persebaya dapat mengukur apakah chemistry yang dibangun sejauh pramusim tetap selaras dengan identitas permainan yang diinginkan Tavares.






