Rifqi Fitriadi mengalihkan fokusnya ke nomor ganda setelah tersingkir dari sektor tunggal putra di Nusa Dua Bali. Bersama Francis Casey Alcantara, ia berhasil membuka jalan ke semifinal melalui kemenangan comeback pada perempat final.
Langkah itu memberi peluang lanjutan bagi wakil tuan rumah di Men’s World Tennis Championship M-15 seri pertama. Rifqi dan Francis mengalahkan Abhinav Sanjeev Shanmugam/Manish Sureshkumar dengan skor 4-6, 6-1, 10-4.
Ganda Menjadi Peluang Tersisa
Rifqi sebelumnya tidak mampu melewati babak kedua tunggal putra saat menghadapi Sam Ryan Ziegann dari Australia. Petenis berusia 27 tahun yang berada di peringkat 616 ATP itu kalah 4-6, 3-6 di lapangan F Nusa Dua Bali.
Kekalahan dua set langsung tersebut menutup kiprahnya pada sektor tunggal di seri pertama. Namun, ia masih memiliki kesempatan bersaing melalui nomor ganda bersama Francis.
Peluang itu dimanfaatkan dengan baik oleh duet tersebut dalam pertandingan perempat final pada Kamis (23/7/2026). Mereka harus melewati laga tiga set setelah kehilangan set pembuka dengan skor 4-6.
| Wakil Indonesia | Nomor | Lawan | Skor |
|---|---|---|---|
| Rifqi Fitriadi/Francis Casey Alcantara | Ganda perempat final | Shanmugam/Sureshkumar | Menang 4-6, 6-1, 10-4 |
| Rifqi Fitriadi | Tunggal babak kedua | Sam Ryan Ziegann | Kalah 4-6, 3-6 |
| Rafalentino Ali Da Costa | Tunggal babak kedua | Ryuki Matsuda | Kalah 4-6, 3-6 |
Forehand Keras pada Momen Penentuan
Rifqi dan Francis merespons kekalahan set pertama dengan permainan yang jauh lebih dominan pada set kedua. Mereka menyamakan kedudukan setelah merebut set tersebut 6-1.
Super tiebreak kemudian menjadi penentu pertandingan. Francis mengandalkan kematangan dan pengalaman bertanding, sedangkan Rifqi mendukung lewat forehand keras yang memberi tekanan kepada lawan.
Keduanya menjaga kesabaran sekaligus keberanian bermain agresif untuk menguasai fase akhir laga. Skor 10-4 memastikan mereka melangkah ke semifinal untuk menghadapi Alexander Chang/Tanapat Nirundorn.
Catatan bagi Wakil Indonesia Lain
Di nomor tunggal, Rafalentino Ali Da Costa juga harus mengakhiri langkahnya pada babak kedua. Falen, sapaan Rafalentino, kalah 4-6, 3-6 dari Ryuki Matsuda dalam pertandingan berdurasi 1 jam 35 menit.
Menurut Falen, pertandingan melawan petenis Jepang itu tetap memberinya pelajaran untuk seri berikutnya. “Menjadi pengalaman berharga menghadapi petenis Jepang yang terkenal handal dalam permainan relly panjang sekaligus modal penting saat tampil di seri kedua nanti,” ujarnya seperti dikutip sport.detik.com.
Dengan tersingkirnya Rifqi dan Falen di tunggal, nomor ganda menjadi tumpuan Indonesia pada seri pertama. Semifinal bersama Francis memberi Rifqi kesempatan untuk meneruskan perjuangan di Nusa Dua.






