Putri Petugas Cleaning Service Ini Membawa Baki Bendera Pusaka di Istana

Celine Olivia Apriani Theo, anak seorang petugas cleaning service, mendapat kepercayaan membawa baki Bendera Pusaka dalam upacara pengibaran bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Pencapaian siswi SMKN 5 Pontianak itu menjadi kebanggaan bagi keluarga dan lingkungan sekolahnya.

Tugas tersebut tidak ditentukan jauh hari sebelum upacara. Celine baru menerima pemberitahuan dari panitia pada pagi hari pelaksanaan, lalu menjalankannya dengan baik.

Amanah Besar dalam Waktu Singkat

Pembawa baki memegang peran penting dalam rangkaian pengibaran bendera di Istana. Posisi itu menuntut ketenangan dan kesiapan karena menjadi salah satu bagian yang paling diperhatikan dalam upacara.

Menurut laporan Detikcom, latihan bagi seluruh anggota Paskibraka dilakukan dengan porsi yang sama. Dengan pola tersebut, setiap anggota dipersiapkan untuk menerima penugasan apa pun sesuai keputusan panitia.

Kepala SMKN 5 Pontianak, Millu Hatriwati, mengatakan sekolah tidak mendapat informasi awal bahwa Celine akan menjalankan peran pembawa baki. Kepastian penugasan itu baru diterima Celine pada pagi hari sebelum upacara dimulai.

“Baru paginya Celine mendapatkan kabar dari panitia. Selama ini mereka latihan saja, semua dilatih. Kami juga tidak tahu Celine itu pembawa baki atau bukan,” kata Millu pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Keputusan yang datang menjelang upacara menjadi ujian kesiapan bagi Celine Olivia Apriani Theo. Penampilannya menunjukkan bahwa latihan yang dijalani sebelumnya dapat menjadi bekal untuk menghadapi perubahan peran dalam waktu singkat.

Sekolah Menyaksikan dengan Haru

Keluarga besar SMKN 5 Pontianak menyaksikan penampilan Celine melalui siaran langsung sejak persiapan hingga upacara di Istana Negara. Setelah menyelesaikan upacara di sekolah, para siswa dan pihak sekolah mengadakan nonton bersama.

Millu menyebut warga sekolah merasa bangga dan terharu saat Celine menuntaskan tugasnya. Ia menilai momen tersebut menjadi pencapaian yang berarti bagi seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah, kami mewakili warga SMKN 5 Pontianak sangat bangga dan terharu sejak pagi melihat secara live. Saat Celine melakukan tugasnya dengan baik, kami merasa bangga, haru dan luar biasa,” ujar Millu.

Celine merupakan siswi kelas 11 jurusan akuntansi yang dikenal rendah hati, disiplin, serta tekun belajar dan berlatih. Menurut Millu, capaian akademik Celine juga termasuk baik di kelas.

Motivasi bagi Generasi Muda

Bagi pihak sekolah, latar belakang keluarga Celine mempertegas bahwa kesempatan meraih prestasi terbuka bagi siapa pun. Millu mengatakan keberhasilan anak tidak ditentukan oleh pekerjaan orang tua.

“Alhamdulillah, berarti orang tua Celine pasti bangga ya. Jadi untuk anak yang berhasil sukses itu kan tidak memandang anak siapa,” kata Millu. Sekolah berharap pengalaman Celine dapat mendorong siswa lain untuk tekun membangun kemampuan.

Motivasi itu juga ditujukan kepada anggota ekstrakurikuler Paskibraka kelas 10. Sekolah menilai kegiatan tersebut membentuk fisik, kedisiplinan, dan kekuatan mental para siswa.

SMKN 5 Pontianak menjadwalkan penyambutan kepulangan Celine ke Pontianak pada 23 Agustus bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kepala BPSDM Kalbar, Windy Prihastari, SSTP, MSi, menilai kesiapan dan dedikasi Celine dapat menginspirasi generasi muda untuk berprestasi serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Baca Juga