Palet biru pada busana dan peach nude pada wajah membuat penampilan Athina dalam mitoni anak pertamanya terlihat selaras. Kombinasi tersebut memberi kesan tenang dan elegan ketika ia menjalani rangkaian tujuh bulanan bersama Rio Haryanto di Surakarta.
Athina tidak memilih riasan yang terlalu glamor untuk acara adat tersebut. Warna hangat pada makeup justru memberi keseimbangan terhadap kain batik, kebaya, sanggul tekuk, dan ronce melati yang menjadi bagian dari penampilannya.
Kontras Lembut antara Biru dan Peach Nude
Pada prosesi siraman, Athina memakai kain jumputan biru muda dengan vest ronce. Warna lembut itu menciptakan suasana sederhana dan hangat, tanpa menggeser perhatian dari tampilan wajahnya.
Dalam rangkaian berikutnya, ia berganti ke kebaya kutubaru berwarna sky blue yang dipadukan dengan kain batik bermotif klasik. Kebaya tersebut membentuk siluet anggun, sedangkan kain batik mempertegas atmosfer budaya Jawa.
| Penampilan | Busana Utama | Karakter Visual |
|---|---|---|
| Siraman | Kain jumputan biru muda dan vest ronce | Tenang dan sederhana |
| Rangkaian berikutnya | Kebaya kutubaru sky blue dan kain batik | Anggun dan tradisional |
Warna biru dari kedua busana itu berpadu dengan warna peach nude yang dipakai Athina pada area wajah. Liputan6.com menyebut perpaduan tersebut tidak mengalihkan fokus dari riasan natural, melainkan membuat keduanya saling melengkapi.
Detail Makeup yang Dibuat Ringan
Riasan Athina berfokus pada complexion halus dengan hasil akhir bercahaya. Tampilan kulit dibuat bersih dan sehat, tanpa terlihat tertutup lapisan makeup yang berat.
Eyeshadow lembut, blush bernuansa hangat, dan lipstik nude peach menjadi rangkaian warna utama. Kesamaan palet pada tiga area itu membuat riasan tampak harmonis dan tidak berlebihan.
Alisnya dibentuk menurut garis alami, sehingga hasilnya tidak terlalu tegas. Eyeliner tipis serta bulu mata lentik memberi definisi secukupnya pada mata.
Highlighter digunakan tipis pada beberapa titik wajah untuk menghasilkan kilau natural. Sentuhan ini mendukung kesan elegan tanpa menjadikan penampilan Athina terlalu glamor dalam prosesi adat.
Sanggul Tekuk dan Melati Mengikat Keseluruhan Tampilan
Tatanan rambut sanggul tekuk memperkuat nuansa tradisional pada penampilan Athina. Bentuknya terlihat rapi dan proporsional, sehingga sesuai dengan karakter acara mitoni yang sarat makna.
Ronce melati menghiasi sanggul tersebut sebagai elemen khas dalam prosesi adat Jawa. Kehadiran bunga melati membantu menyatukan riasan lembut, tatanan rambut, serta pilihan kain tradisional yang dipakai Athina.
Athina sempat mengungkapkan bahwa dirinya “malas dandan”, tetapi riasan dari MUA Monika Arum tetap membuat tampilannya tertata. Hasilnya menunjukkan bahwa makeup minimalis dapat tetap memberi kesan khusus ketika detail adat dipertahankan secara konsisten.
Rio Haryanto Memilih Beskap Abu-Abu
Rio Haryanto mendampingi Athina dengan mengenakan beskap abu-abu dan kain batik senada. Ia menambahkan bros emas pada bagian dada sebagai aksen busana.
Warna abu-abu pada beskap Rio menjadi kontras yang lembut bagi busana biru Athina. Keserasian keduanya terlihat dari pilihan warna yang sama-sama tenang dan penggunaan unsur tradisional dalam prosesi tersebut.
Perpaduan antara busana biru, riasan peach nude, batik, melati, dan beskap abu-abu membentuk karakter visual yang utuh. Penampilan Athina dan Rio memperlihatkan bahwa elemen adat dapat dipadukan dengan tampilan ringan tanpa kehilangan kesan formalnya.






