Puding Roti Kukus, Cara Paling Masuk Akal Mengolah Roti Sisa Jadi Hidangan Bernilai

Puding roti kukus menjadi salah satu cara paling praktis untuk mencegah roti sisa berakhir di tempat sampah. Hidangan ini mengubah roti yang sudah tidak segar menjadi sajian lembut, mengenyangkan, dan tetap bernilai di meja makan.

Di tengah perhatian yang makin besar terhadap pengurangan limbah makanan, olahan ini menonjol karena sederhana, fleksibel, dan mudah dibuat di rumah. Bahkan, puding roti disebut sebagai “pahlawan limbah makanan” karena langsung memanfaatkan bahan yang paling sering terbuang.

Roti yang agak kering justru lebih ideal

Banyak orang mengira roti segar adalah pilihan terbaik untuk puding, padahal roti yang sudah agak kering justru lebih cocok. Lucy Yanckello, Ph.D., menjelaskan bahwa tekstur roti basi membantu campuran telur dan susu terserap lebih baik tanpa membuat hasil akhir terlalu lembek.

Dengan karakter itu, puding roti cenderung punya tekstur yang lebih konsisten dan tidak mudah hancur saat disajikan. Bahan dasarnya pun sangat lentur karena bisa memakai roti tawar, gandum, brioche, croissant, roti burger, hingga roti hot dog.

Lebih dari sekadar hidangan rumahan

Pemanfaatan roti sisa untuk puding juga membawa dampak yang lebih luas bagi lingkungan dan ekonomi. Ali Ozseven dalam tulisannya di Medium menyoroti bahwa cara ini mendukung keamanan pangan, efisiensi ekonomi, dan tujuan keberlanjutan.

Langkah sederhana itu ikut menekan volume sampah makanan ke tempat pembuangan akhir sekaligus mengurangi emisi metana. Di Inggris, Tesco bahkan disebut telah mengubah baguette yang tidak terjual menjadi puding roti dan crostini, dengan hasil pengurangan limbah toko roti hingga 40%.

Bahan dasar dan cara membuatnya

Resep puding roti kukus tergolong mudah diikuti karena hanya membutuhkan roti sisa, telur, dan cairan seperti susu. Bahan itu lalu bisa dilengkapi gula, vanila, serta rempah sesuai selera.

Bahan UtamaTakaran UmumPelengkap Opsional
Roti tawar sisa3-6 lembar, dipotong kubus
Telur2-3 butir
Susu1-1½ cangkir
Gula¼-½ cangkir
Vanila, kayu manis, palaSecukupnyaKismis, buah kering, kacang-kacangan

Prosesnya dimulai dengan membuat adonan custard, lalu roti dicampur dan dibiarkan meresap setidaknya 30 menit. Setelah itu, adonan dituangkan ke loyang tahan panas yang sudah diolesi mentega atau minyak, lalu dikukus selama 35-50 menit hingga matang.

Puding roti kukus bisa dinikmati hangat atau dingin, lalu disimpan di lemari es untuk dihangatkan kembali. Penyajiannya juga mudah diperkaya dengan saus karamel, saus vanila, es krim, atau krim kocok.

Bisa dibuat manis maupun gurih

Keunggulan lain puding roti adalah kemampuannya menyesuaikan isi bahan yang tersedia di dapur. Rust Nutrition Services menekankan bahwa resep ini tetap bisa disusun selama ada roti basi, telur, dan cairan lain seperti susu atau pisang yang dihaluskan.

Chef Roland Torok-Ducharme dari 1 Kitchen Toronto juga memakai puding roti sebagai bagian dari etos zero waste. Selain versi manis, hidangan ini juga dapat dibuat gurih dengan tambahan keju, daging asap, atau sayuran sisa.

Michelle Fagone, koki makanan Paleo dan penulis buku resep, menegaskan bahwa puding roti layak disebut pahlawan limbah makanan karena kemampuannya memanfaatkan roti basi. Dengan bahan sederhana dan langkah yang mudah, hidangan ini memberi alasan kuat agar roti sisa tidak langsung dibuang.

Baca Juga