Usai Memimpin Ziarah Nasional, Prabowo Tekankan Penanganan Maksimal Gempa NTT

Presiden Prabowo Subianto menekankan penanganan maksimal bagi warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Pemerintah mengerahkan jajaran terkait untuk mendukung respons darurat serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Penegasan itu disampaikan berdekatan dengan Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci yang dipimpin Prabowo menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perhatian terhadap bencana di NTT menjadi bagian penting dari agenda pemerintah pada periode tersebut.

Pemerintah Siapkan Respons Darurat

Melalui unggahan di akun Instagram @prabowo yang dipantau di Jakarta pada Minggu, Presiden menyatakan keinginan pemerintah untuk memberikan pertolongan terbaik. Ia menegaskan warga terdampak perlu mendapat penanganan secara cepat.

“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sana mendapatkan penanganan darurat yang cepat dan maksimal,” kata Prabowo. Pernyataan itu disertai keterangan bahwa jajaran pemerintah yang terkait telah dikerahkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Bantuan untuk kebutuhan dasar warga menjadi perhatian dalam penanganan dampak gempa. Informasi yang tersedia belum memuat rincian jenis bantuan maupun skala kerusakan dan jumlah warga terdampak.

Respons cepat diperlukan agar kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera ditangani. Pemerintah menempatkan penanganan darurat sebagai fokus dalam menghadapi dampak gempa di NTT.

Rangkaian Penghormatan di Kalibata

Prabowo memimpin Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu, 16 Agustus. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Presiden tiba sekitar pukul 23.39 WIB dengan mobil dinas Maung Garuda. Kedatangannya disambut pasukan drum band sebelum upacara dimulai.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ikut menghadiri upacara tersebut bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih. Pimpinan lembaga negara dan undangan lainnya juga hadir dalam kegiatan di Kalibata.

Berjalannya agenda ziarah dan respons gempa dalam waktu berdekatan memperlihatkan dua perhatian pemerintah sekaligus. Peringatan kemerdekaan berlangsung bersamaan dengan kebutuhan perlindungan bagi warga yang terkena bencana.

Pesan Kemerdekaan dan Situasi Daerah

Prabowo turut menyampaikan ucapan Hari Kemerdekaan melalui media sosial dengan latar Istana Merdeka. “Dirgahayu Republik Indonesia. Indonesia berdaulat, adil dan makmur,” tulisnya.

Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden keenam RI, kemudian menyampaikan pandangan positif terhadap arah pembangunan nasional yang diuraikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan 2026. SBY menilai blueprint dan agenda pembangunan menuju 2027 semakin baik, semakin jelas, dan memberi harapan baru.

“Saya menilai bahwa berbicara tahun 2027, dan sekaligus menandai berlakunya APBN 2027, saya melihat bahwa arah blueprint dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah tahun depan, menurut saya makin baik, makin jelas, dan memberi harapan baru bagi kita semuanya,” ujar SBY.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menyerukan perdamaian di Aceh dan kondusivitas di Papua. Ia menegaskan aspirasi harus disampaikan dalam koridor hukum tanpa kekerasan atau perusakan.

Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh sepakat berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk meminta kepastian hukum mengenai Bendera Bulan Bintang. Menurut Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi, kesepakatan itu diambil setelah kericuhan di Banda Aceh pada Sabtu, 15 Agustus.

Baca Juga