Saat Ibu Masih Berisiko di Jalan, Prabowo Janjikan Dokter dan Ambulans Terbang

Jarak menuju rumah sakit masih menjadi risiko serius bagi warga di sejumlah wilayah Indonesia, terutama bagi ibu hamil dan bayi. Presiden Prabowo Subianto menegaskan kondisi ketika nyawa hilang di perjalanan tidak boleh terus terjadi.

Untuk menjawab persoalan itu, Prabowo menjanjikan layanan ambulans udara dan dokter terbang bagi kawasan terpencil. Gagasan tersebut diarahkan agar pertolongan medis dapat menjangkau warga ketika fasilitas kesehatan berada sangat jauh.

Prabowo juga menyinggung beban keluarga yang harus menjual seluruh harta untuk memperoleh pengobatan di kota besar. Persoalan jarak dan biaya berobat menjadi dua hal yang disorot dalam rencana penguatan layanan kesehatan tersebut.

“Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit jauh, tidak boleh ayah menjual seluruh harta karena harus berobat ke kota besar,” kata Prabowo. Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian pidatonya mengenai arah kebijakan kesehatan.

Layanan Udara untuk Medan yang Tidak Mudah

Ambulans udara yang dijanjikan dirancang mampu mendarat di sejumlah medan sulit. Area berumput, pasir, dan pinggir sungai disebut sebagai lokasi yang dapat dijangkau oleh layanan tersebut.

Kemampuan pendaratan itu menjadi penting bagi daerah yang tidak mudah diakses lewat perjalanan biasa. Layanan udara diharapkan dapat memperpendek hambatan menuju pertolongan medis bagi masyarakat terpencil.

Selain transportasi pasien, pemerintah merencanakan kehadiran dokter terbang yang membawa tim medis ke wilayah sasaran. Prabowo menyebut kedua rencana itu sebagai salah satu terobosan inovatif untuk memperluas akses fasilitas kesehatan.

“Untuk itu kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulans udara bahkan nanti juga tim dokter terbang,” ujar Prabowo. Kutipan tersebut disampaikan saat pidato penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Rumah Sakit Daerah Tetap Diperkuat

Layanan udara tidak menjadi satu-satunya rencana yang disampaikan pemerintah. Prabowo juga menyatakan akan ada revitalisasi terhadap 441 RSUD di 514 kabupaten dan kota.

Sebanyak 66 RSUD dari jumlah itu berada di wilayah 3T. CNBC Indonesia melaporkan bahwa data tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya.

ProgramFungsi UtamaRincian Sasaran
Ambulans udaraMenjangkau medan sulitRumput, pasir, pinggir sungai
Dokter terbangMembawa tim medis melalui udaraWilayah terpencil
Revitalisasi RSUDMenguatkan layanan daerah441 RSUD, termasuk 66 di wilayah 3T

Revitalisasi rumah sakit daerah diprioritaskan bagi penanganan kanker, jantung, stroke, ginjal, serta layanan ibu dan anak. Fokus itu diarahkan pada penyakit yang disebut sebagai penyebab kematian tertinggi.

Ambulans udara dan dokter terbang ditujukan untuk mengatasi hambatan lokasi sebelum pasien tiba di fasilitas medis. Sementara penguatan RSUD diharapkan meningkatkan kemampuan layanan kesehatan di daerah saat pasien membutuhkan penanganan lanjutan.

Baca Juga