Dari Pesta Lima Gol ke Ujian 2027, Mochizuki Menolak Timnas Putri Cepat Puas

Timnas Indonesia Putri menutup final AFF Women’s Cup 2026 dengan kemenangan 5-0 atas Laos, tetapi pelatih Satoru Mochizuki memilih menatap pekerjaan berikutnya. Ia menilai gelar juara harus menjadi pijakan untuk menghadapi ASEAN Women’s Championship 2027.

Indonesia memastikan kemenangan di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, pada Rabu (22/7/2026). Margin lima gol dalam final memperlihatkan dominasi Garuda Pertiwi, terutama setelah jeda pertandingan.

Laos mampu mempertahankan skor imbang selama lebih dari 30 menit. Sydney Hopper kemudian membuka jalan kemenangan pada menit ke-33 melalui kemelut dari sepak pojok.

Lima Pemain Mengisi Papan Skor

Setelah gol pembuka, Indonesia meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Empat pemain lain ikut mencetak gol untuk mengunci kemenangan tanpa balas atas Laos.

Pencetak GolMenitJenis Gol
Sydney Hopper33Kemelut sepak pojok
Isabelle Nottet48Aksi individu
Estella Loupatty55Penyelesaian gol ketiga
Felicia de Zeeuw67Tendangan luar kotak penalti
Emily Nahon83Gol penutup

Isabelle Nottet menggandakan skor pada menit ke-48 lewat aksi individu. Estella Loupatty melanjutkan tekanan Indonesia dengan gol pada menit ke-55.

Felicia de Zeeuw menambah keunggulan melalui tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-67. Emily Nahon lalu mengakhiri pesta gol dengan mencetak gol kelima pada menit ke-83.

Gelar Dibangun oleh Kerja Kolektif

Mochizuki menyatakan kemenangan tersebut lahir dari upaya bersama seluruh anggota tim. Apresiasi diberikan kepada para pemain dan tim ofisial yang bekerja selama turnamen.

“Sangat senang kali ini kami bisa juara. Kami bisa juara karena kerja keras para pemain dan bantuan tim ofisial,” kata Mochizuki.

Pelatih asal Jepang itu tidak memandang AFF Women’s Cup 2026 hanya sebagai perebutan trofi. Ia menilai ajang tersebut turut mendorong pertumbuhan pemain dan staf pelatih.

“Jadi melalui turnamen kali ini, saya rasa pemain dan juga pelatih ikut berkembang bersama-sama,” ujar Mochizuki seperti dikutip Beritasatu. Penilaian itu menjadi dasar bagi tim untuk menyusun persiapan setelah turnamen berakhir.

Menatap Kompetisi yang Lebih Menantang

Keberhasilan mempertahankan gelar memastikan Indonesia lolos ke ASEAN Women’s Championship 2027. Mochizuki meminta Timnas Indonesia Putri menjaga ambisi dan tidak berhenti setelah meraih dua gelar berturut-turut.

“Kami tidak ingin merasa puas sampai di sini saja. Kami ingin bersiap lebih baik menghadapi ASEAN Women’s Championship 2027,” kata dia.

Indonesia memiliki alasan kuat untuk meningkatkan kesiapan menjelang kompetisi tersebut. Pada edisi sebelumnya, Garuda Pertiwi menjadi juru kunci Grup A setelah berada di bawah Vietnam dan Thailand.

Gelar 2026 melanjutkan capaian pada AFF Women’s Cup 2024, ketika Indonesia mengalahkan Kamboja 3-1 di partai final. Dua trofi beruntun menjadi modal kepercayaan diri, sementara persaingan pada 2027 akan menguji sejauh mana perkembangan tim dapat dipertahankan.

Baca Juga