Pertemuan sekretaris jenderal partai pendukung pemerintah berlangsung tanpa PDIP. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menegaskan kondisi itu sejalan dengan posisi partainya yang berada di luar pemerintahan.
Menurut Djarot, tidak ada alasan bagi PDIP untuk mempermasalahkan tidak adanya undangan dalam forum tersebut. Ia menyebut pertemuan itu dihadiri oleh sekjen dari partai-partai yang berada dalam pemerintahan.
Posisi Politik Menentukan Keikutsertaan
Penjelasan Djarot menempatkan pertemuan itu sebagai agenda internal kelompok partai pendukung pemerintah. PDIP tidak menjadi bagian dari agenda tersebut karena mengambil sikap politik di luar pemerintahan.
“Enggak masalah, enggak masalah karena itu adalah sekjen partai-partai yang ada dalam pemerintahan dan PDIP Perjuangan itu berada di luar pemerintahan. Gitu kan ya,” kata Djarot. Ia menyampaikan pernyataan itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Penegasan ini sekaligus memperjelas relasi PDIP dengan pemerintahan saat ini. Partai tersebut tidak masuk dalam struktur pendukung pemerintah yang menjadi peserta forum para sekjen.
Tidak Ada Keberatan atas Agenda Silaturahmi
Meski tidak hadir, PDIP tidak menilai pertemuan itu sebagai kegiatan yang keliru. Djarot menyatakan silaturahmi antar pengurus partai merupakan aktivitas yang baik dalam dinamika politik.
“Ya monggo, silakan. Dan itu baik juga untuk kumpul-kumpul kan baik, silaturahmi kan baik,” ujar Djarot sebagaimana dilansir SINDOnews. Sikap tersebut menunjukkan bahwa PDIP tetap menghormati ruang komunikasi yang dibangun partai-partai pemerintah.
Pertemuan para sekjen itu berlangsung menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia. Agenda tersebut diposisikan sebagai silaturahmi di antara pimpinan kesekretariatan partai pendukung pemerintah.
PDIP Pertahankan Sikap di Luar Pemerintah
Bagi PDIP, ketidakhadiran dalam forum itu tidak menimbulkan perubahan pada garis politik partai. Tidak dilibatkannya PDIP juga tidak dianggap sebagai persoalan yang memerlukan respons lebih jauh.
Komunikasi politik di kalangan partai pemerintah dapat berjalan melalui pertemuan antarsekjen tersebut. Sementara itu, PDIP menegaskan tetap berada di luar pemerintahan dengan posisi yang telah disampaikan Djarot.






