Peran Penting Pelajar dari 9 Wilayah dalam Penurunan Merah Putih di Istana

Sembilan wilayah Indonesia terwakili dalam Tim Adil Makmur yang bertugas pada penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta. Para pelajar itu mengisi peran yang menentukan jalannya formasi upacara HUT ke-81 Republik Indonesia.

Mereka tidak hanya berdiri dalam satu barisan, melainkan menjalankan fungsi komando, membawa baki, mengerek, membentangkan bendera, dan mengisi formasi serpihan. Rangkaian penurunan bendera dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB.

Komandan, Pembawa Baki, dan Penggerek

Posisi Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Baruno Wicaksono dari SMA Taruna Nusantara Cimahi, Jawa Barat. Ia memimpin formasi barisan Paskibraka dalam rangkaian penurunan bendera.

Neeltje Delina Insjowi Werimon menjadi pembawa baki Sang Merah Putih. Siswi SMA Negeri 8 Jayapura, Papua, itu merupakan putri Aiwoisendin Hendrik Werimon dan Steffi Edithya Florence Awom.

Ismi Ulfaidah ditetapkan sebagai pembawa baki cadangan. Ia berasal dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat, serta merupakan putri Rahman dan Suburia.

Tugas penggerek bendera diemban Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari SMA Negeri 1 Taliwang, Nusa Tenggara Barat. Maharazthu merupakan putra Bambang Irawadi dan Maryam.

NamaDaerah Asal SekolahPeran
Baruno WicaksonoJawa BaratKomandan Kelompok 17
Neeltje Delina Insjowi WerimonPapuaPembawa baki
Ismi UlfaidahSulawesi BaratPembawa baki cadangan
Maharazthu Rizqhy Ramadhana ChubuyanaNusa Tenggara BaratPenggerek bendera

Kelompok 8 Membawa Representasi Daerah

Atanasius Meyllano Frans Yogar dari SMA Katolik Giovanni Kupang, Nusa Tenggara Timur, memimpin Kelompok 8. Kelompok ini terlibat dalam formasi penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.

Mirza Rafi Navazani dari SMA Negeri 1 Sintang, Kalimantan Barat, bertugas sebagai pembentang bendera. Mirza adalah anak dari Dodik dan Eka Maya Sisilia.

Formasi serpihan Kelompok 8 turut melibatkan Chintya Graciella Rorong dari SMA Negeri 2 Palu, Sulawesi Tengah. Chintya merupakan putri Oschar J. Rorong dan Suminarsih R. Kompudu.

Cinzia Christovani Marantika dari SMA Negeri Siwalima Ambon, Maluku, juga mengisi formasi serpihan. Ia adalah anak Ivan Patrick Dave Marantika dan Laddy Diana Marjos Ruhulessin.

Felesia Rismaito Munthe dari SMA Unggul Del, Sumatra Utara, melengkapi susunan serpihan Kelompok 8. Felesia merupakan putri Pasu Hasudungan Munthe dan Legdig Sihotang.

Personel Kelompok 8SekolahTugas
Atanasius Meyllano Frans YogarSMA Katolik Giovanni KupangPemimpin Kelompok 8
Mirza Rafi NavazaniSMA Negeri 1 SintangPembentang bendera
Chintya Graciella RorongSMA Negeri 2 PaluSerpihan Kelompok 8
Cinzia Christovani MarantikaSMA Negeri Siwalima AmbonSerpihan Kelompok 8
Felesia Rismaito MuntheSMA Unggul DelSerpihan Kelompok 8

Penugasan dalam Upacara HUT RI

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menetapkan personel Tim Adil Makmur untuk menjalankan tugas tersebut. Komposisinya memperlihatkan keterlibatan siswa dari beragam wilayah dalam satu prosesi kenegaraan.

Menurut Detikcom, seluruh anggota tim menjalankan penugasan penurunan bendera dengan penuh khidmat. Prosesi di Istana Merdeka itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Baca Juga