Perpindahan Pedro Acosta ke Ducati menjadi salah satu perubahan paling penting menuju MotoGP 2027. Marc Marquez menilai pebalap muda asal Spanyol itu akan mendapat kesempatan besar setelah pindah ke motor yang dipandang sebagai paket pemenang.
Acosta akan meninggalkan KTM dan menjadi rekan setim baru Marquez di tim pabrikan Ducati. Ia menggantikan Francesco Bagnaia, yang memilih melanjutkan karier bersama Aprilia.
“Kalau bicara pebalap, tentu saja Pedro akan menjadi salah satu talenta paling menarik yang pindah ke motor pemenang,” ujar Marquez, seperti dikutip Kompas.com dari Crash.net. Marquez juga meyakini Acosta bisa bersaing kencang apabila memperoleh motor yang sesuai.
“Jika Pedro memiliki motornya, dia akan cepat,” kata Marquez. Penilaian tersebut menempatkan Acosta sebagai salah satu pusat perhatian ketika susunan tim pabrikan berubah besar-besaran.
1. Ducati memberi panggung baru bagi Acosta
Kepindahan Acosta menghadirkan kombinasi baru di Ducati bersama Marquez yang merupakan juara bertahan MotoGP. Ducati sendiri menjadi salah satu kekuatan utama kejuaraan dalam beberapa musim terakhir.
Potensi Acosta bersama Ducati tetap akan diuji oleh perubahan regulasi yang mulai berlaku pada 2027. Musim baru itu tidak hanya menghadirkan perpindahan pebalap, tetapi juga mesin 850 cc dan ban Pirelli.
2. Quartararo menjadi ujian penting bagi Honda
Fabio Quartararo akan meninggalkan Yamaha untuk bergabung dengan Honda. Juara dunia MotoGP 2021 tersebut menjadi pebalap lain yang dianggap Marquez menarik untuk diamati.
Perhatian Marquez mencakup performa Quartararo dan arah pengembangan motor Honda. Pabrikan Jepang itu akan memasuki era baru bersama pebalap yang dinilai tetap mampu tampil cepat dengan paket yang tepat.
“Menarik melihat bagaimana Fabio bersama Honda dan bagaimana Honda mengembangkan motor barunya,” ujar Marquez. Ia kemudian menegaskan, “Jika Fabio memiliki motor yang tepat, dia akan cepat.”
3. Bagnaia memulai tantangan bersama Aprilia
Bagnaia mengambil langkah berbeda dengan meninggalkan Ducati untuk membela Aprilia. Pebalap Italia itu akan bergabung dengan pabrikan asal Noale setelah sebelumnya menjadi rekan setim Marquez.
Marquez tidak mengabaikan peluang Bagnaia meski sang pebalap berpindah pabrikan. “Bagnaia di Aprilia juga merupakan pebalap yang sangat bagus. Jadi kita lihat saja, ini akan menjadi musim yang menarik,” katanya.
| Pebalap | Tim Baru pada 2027 | Fokus Perhatian |
|---|---|---|
| Pedro Acosta | Ducati | Peluang dengan motor pemenang |
| Fabio Quartararo | Honda | Motor baru dan adaptasi tim |
| Francesco Bagnaia | Aprilia | Tantangan di pabrikan baru |
Perubahan tidak berhenti pada pebalap
Meski menyoroti tiga transfer tersebut, Marquez menyebut pergantian ban sebagai perubahan yang paling menarik. “Apakah kita bicara soal pebalap? Karena saya akan mengatakan ban sebagai perubahan paling menarik,” ujarnya.
Pirelli akan menggantikan pemasok ban sebelumnya pada saat MotoGP menggunakan mesin berkapasitas 850 cc. Kombinasi keduanya membuat keunggulan pabrikan pada musim sebelumnya belum tentu dapat langsung diterapkan pada 2027.
Dari 10 kursi tim pabrikan, hanya Marquez dan Marco Bezzecchi yang disebut tetap berada di timnya masing-masing. Bezzecchi melanjutkan kebersamaan dengan Aprilia, sementara perubahan di kursi lain membuka persaingan yang sulit diprediksi.
Acosta, Quartararo, dan Bagnaia membawa tantangan berbeda bagi tiga pabrikan yang mereka bela. Kemampuan menyesuaikan diri dengan motor, ban, serta regulasi baru akan menjadi bagian penting dalam menentukan warna MotoGP 2027.






