Nokia 123 Shield Bisa Siaga 19 Hari, Ponsel Cadangan Ini Dibanderol 35 Euro

HMD menonjolkan daya tahan baterai sebagai alasan utama kehadiran Nokia 123 Shield. Ponsel fitur ini disebut mampu bertahan dalam kondisi siaga hingga 19 hari dengan baterai 1.750 mAh.

Kemampuan tersebut membuat Nokia 123 Shield ditujukan untuk pengguna yang memerlukan perangkat komunikasi sederhana saat bepergian atau beraktivitas di luar ruangan. Baterainya juga dapat dilepas, sehingga pengguna memiliki pilihan untuk menggantinya ketika diperlukan.

Waktu Bicara Hampir 28 Jam

Menurut HMD, baterai Nokia 123 Shield dapat mendukung waktu bicara hingga 27,9 jam. Angka itu menjadi nilai penting bagi pengguna yang lebih mengandalkan panggilan dan pesan dibandingkan aplikasi internet.

Perangkat ini masih menggunakan jaringan 2G GSM pada frekuensi 900 MHz dan 1800 MHz. Karena itu, calon pengguna perlu mempertimbangkan ketersediaan jaringan 2G di wilayah masing-masing sebelum membeli.

KomponenRincianKegunaan
Baterai1.750 mAh, dapat dilepasHingga 27,9 jam bicara dan 19 hari siaga
Layar2,4 inci QVGAMenampilkan fungsi dasar ponsel
MemoriRAM 4 MB dan penyimpanan 4 MBMendukung fungsi sistem dan file dasar
Kartu memorimicroSD hingga 32 GBMenambah kapasitas penyimpanan

Port Dilindungi Penutup Karet

Nokia 123 Shield memakai bodi plastik bertekstur yang dirancang agar lebih mantap saat digenggam. Bagian bawahnya dilengkapi penutup karet untuk membantu melindungi area konektor dari air, debu, dan pasir.

Di balik penutup itu tersedia port USB-C dan jack audio 3,5 mm. Meski membawa elemen perlindungan tambahan, HMD tidak mencantumkan peringkat ketahanan air maupun debu tertentu untuk perangkat ini.

Penggunaan USB-C membuat pengisian daya Nokia 123 Shield mengikuti konektor yang kini lazim dipakai pada banyak perangkat. Sementara itu, jack audio 3,5 mm tetap mendukung pemakaian earphone berkabel.

Fitur Dasar untuk Aktivitas Luar Ruangan

Ponsel ini membawa radio FM yang dapat digunakan dengan atau tanpa earphone. HMD juga membekalinya dengan senter bawaan yang disebut lebih terang dibandingkan milik Nokia 110 generasi sebelumnya.

Untuk kebutuhan visual sederhana, tersedia kamera belakang QVGA dengan lampu kilat LED. Layarnya berukuran 2,4 inci beresolusi QVGA, sehingga fungsi perangkat tetap berfokus pada komunikasi dasar dan navigasi menu.

Nokia 123 Shield menjalankan sistem operasi S30+ dengan chipset Unisoc SC6531E. Konfigurasinya mencakup RAM 4 MB, penyimpanan internal 4 MB, serta dua slot Mini SIM.

Sudah Muncul di Bulgaria dan Yunani

Bobot Nokia 123 Shield berada di kisaran 108 gram, dengan pilihan warna hijau dan ungu. Harga perangkat ini berada pada rentang 35 hingga 40 euro di pasar awalnya.

Tekno Akurat yang mengutip GSMArena melaporkan bahwa penjualan awal perangkat telah ditemukan di sejumlah toko ritel di Bulgaria dan Yunani. Harga tersebut menempatkan Nokia 123 Shield sebagai pilihan ponsel fitur untuk pengguna yang memprioritaskan baterai panjang, radio, senter, serta konektivitas dasar.

Baca Juga