Pertamina Mandalika Racing Series menempatkan pembentukan mental sebagai bagian penting dari perjalanan pembalap muda Indonesia. Persaingan di Mandalika memberi kesempatan bagi talenta balap untuk menguji ketahanan menghadapi tekanan sebelum mengejar panggung internasional.
Fadillah Arbi Aditama menilai kejuaraan nasional memiliki fungsi besar dalam membangun dasar pembalap. “Pertamina MRS menurut saya sangat penting karena membentuk mental dan mindset pembalap. Saya berharap dari ajang ini akan melahirkan banyak talenta Indonesia yang mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.
Kompetisi yang Menguji Fokus dan Konsistensi
Kejuaraan ini tidak semata memperebutkan hasil podium dalam setiap balapan. Pembalap juga dituntut menjaga konsistensi, ketelitian, fokus, dan kepercayaan diri di tengah persaingan.
Giovanni Cornelius Gani, pembalap asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, merasakan manfaat tersebut saat membela Honda MTS AR Speed ASH21. Menurutnya, kompetisi dapat membantu calon pembalap Indonesia menjadi lebih fokus, teliti, dan percaya diri ketika berlomba.
Perkembangan Giovanni terlihat saat ia meraih podium ketiga Indonesia Junior Talent Cup U-15 Race 1 di Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Sebelumnya, ia menjadi Juara Nasional Motoprix 2025 dan meraih podium ketiga Race 2 SIC Ohvale Junior Championship di Johor, Malaysia, serta podium FIM MiniGP Malaysia.
Round 3 Pertamina Mandalika Racing Series akan berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Putaran ini mempertemukan kembali pembalap muda di sirkuit yang juga digunakan oleh ajang balap dunia.
Rekam Jejak Menuju Level Lebih Tinggi
Sejumlah pembalap yang kini berkembang di luar kejuaraan nasional pernah tampil di MRS. Riwayat mereka menunjukkan bahwa Mandalika dapat berperan sebagai arena awal maupun tempat mempertahankan ritme kompetisi.
| Pembalap | Riwayat di MRS | Perkembangan Karier |
|---|---|---|
| Veda Ega Pratama | 250cc pada 2023, 600cc pada 2024 | Juara Asia Talent Cup 2023, runner-up Red Bull Rookies Cup dan Moto3 |
| Muhammad Kiandra Ramadhipa | 250cc musim 2023 | Red Bull MotoGP Rookies Cup dan Moto3 Junior |
| Fadillah Arbi Aditama | Supersport 600 pada 2026 | Pemenang FIM JuniorGP Moto3 Catalunya 2023 |
Veda Ega Pratama memulai catatannya di kelas 250cc pada 2023 dan naik ke kelas 600cc setahun berikutnya. Setelah melalui tahap tersebut, ia meraih gelar juara Asia Talent Cup 2023 serta hasil runner-up di Red Bull Rookies Cup dan Moto3.
Muhammad Kiandra Ramadhipa mengikuti kelas 250cc pada musim 2023. Kini, ia berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies Cup dan Moto3 Junior.
Fadillah Arbi Aditama menjalani tiga musim kompetisi di Eropa dan pernah tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 Mandalika. Pembalap lulusan Astra Honda Racing School angkatan 2018 itu mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangi balapan FIM JuniorGP Moto3 di Catalunya pada 2023.
Setelah mengikuti Asia Road Racing Championship AP250 pada 2025, Arbi naik ke Supersport 600 bersama Astra Honda Racing Team melalui Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Kehadirannya memperlihatkan bahwa ajang ini juga dapat menjaga intensitas kompetisi bagi pembalap yang telah memiliki pengalaman di luar negeri.
Komitmen Pembinaan Berkelanjutan
CEO Pride Motorsport Eddy Saputra menyebut dukungan Pertamina sebagai investasi jangka panjang untuk olahraga balap nasional. Ia menilai pembalap muda perlu memanfaatkan kompetisi yang tersedia agar terus berkembang dan memiliki jalan menuju panggung dunia.
VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyatakan perusahaan berkomitmen membangun ekosistem kompetisi yang berkelanjutan. “Pertamina MRS menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam mendampingi perjalanan pembalap muda Indonesia,” kata Baron, sebagaimana dikutip VIVA.
Pertamina Mandalika Racing Series turut menjadi rangkaian menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada Oktober. Kesempatan mengejar prestasi internasional pun dibuka melalui persaingan yang dimulai dari lintasan nasional di Mandalika.






