Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid terjadi saat Barcelona tampil dominan di kompetisi domestik. Kylian Mbappe meyakini pengalaman pelatih asal Portugal itu dapat membantu Madrid kembali merebut trofi musim ini.
Real Madrid sedang berusaha mengakhiri dua musim tanpa gelar mayor. Situasi tersebut membuat Mourinho datang dengan tuntutan untuk segera mengarahkan tim menuju hasil besar.
Periode Kedua Mourinho di Madrid
Mourinho mulai kembali menangani Real Madrid pada Juli 2026. Ini menjadi periode kedua sang pelatih di klub setelah sebelumnya bekerja pada rentang 2010 hingga 2013.
Penunjukan itu menjadi sorotan karena klub membutuhkan jawaban atas periode tanpa trofi. Mourinho dikenal sebagai pelatih yang terbiasa menghadapi tekanan serta tuntutan kemenangan di level tertinggi.
Para pemain disebut menyambut positif keputusan klub memanggilnya kembali. Mereka berharap strategi dan pengalaman Mourinho dapat membantu Real Madrid menemukan kembali jalur juara.
Harapan tersebut juga berkaitan dengan persaingan domestik yang dipengaruhi dominasi Barcelona. Real Madrid perlu mengubah tuntutan besar itu menjadi performa yang stabil sepanjang musim.
Kepercayaan Mbappe terhadap Kepemimpinan
Mbappe memandang Mourinho sebagai sosok yang mampu memberi kejelasan bagi ruang ganti. Menurutnya, pemain membutuhkan pelatih yang mengetahui arah tujuan tim.
“Sangat positif memiliki pelatih seperti (Mourinho), yang tahu bagaimana cara menang,” kata Mbappe kepada Real Madrid TV pada Jumat, 14 Agustus 2026. Ia menilai pengetahuan Mourinho dalam menghadapi perebutan gelar menjadi modal penting bagi skuad.
Mbappe juga menyoroti penerimaan positif para pemain terhadap kepemimpinan pelatih berusia asal Portugal tersebut. Kesamaan pandangan antara pemain dan pelatih dipandangnya dapat memperkuat perjalanan tim.
“Para pemain senang memiliki pelatih yang tahu ke mana arah tujuan kami, itu positif bagi kami,” ujar Mbappe. Pernyataan itu menegaskan pentingnya visi yang jelas di tengah tekanan kompetisi.
Ambisi Mengakhiri Puasa Gelar
Target Real Madrid musim ini, menurut Mbappe, tidak berhenti pada peningkatan performa. Trofi menjadi sasaran yang paling utama bagi tim.
“Saya pikir kami akan memenangi trofi tahun ini. Saya yakin akan hal itu, itulah yang kami inginkan, dan itu akan terjadi,” tegas Mbappe. Ucapan tersebut mencerminkan optimisme besar penyerang Prancis itu terhadap peluang timnya.
Mbappe meminta skuad menjaga fokus sepanjang tahun agar ambisi itu tidak hanya menjadi keyakinan. Ia melihat antusiasme tim harus terlihat dalam konsistensi di setiap fase musim.
“Tim ini antusias, kami akan fokus sepanjang tahun. Tidak ada yang lebih penting daripada memenangi trofi,” lanjutnya. Dengan Mourinho kembali di kursi pelatih, Real Madrid kini memikul harapan untuk mengakhiri rentetan tanpa gelar mayor.






