Debut Sutradara Reza Arap Hadapi Tantangan 9 Karakter, Tepe Beri Apresiasi

Debut Reza Arap sebagai sutradara melalui Harusnya Horror mendapat apresiasi dari Teguh Prakoso alias Tepe. Apresiasi itu terutama berkaitan dengan kemampuan Reza Arap mengatur cerita yang melibatkan sembilan karakter.

Tepe sebelumnya memandang pembagian ruang tampil bagi banyak pemain sebagai pekerjaan yang tidak mudah. Setelah menyaksikan filmnya, ia menilai pendekatan Reza Arap justru membuat susunan karakter bekerja dalam cerita.

Tantangan Ansambel dalam Film Komedi Horor

Harusnya Horror mengusung genre komedi horor dan fantasi dengan jajaran kreator konten sebagai pemain. Reza Oktovian atau Reza Arap memimpin proyek tersebut sebagai sutradara dan tampil sebagai salah satu pemeran utama bersama Lula Lahfah.

Banyaknya tokoh menjadi perhatian Tepe ketika rencana proyek itu pertama kali disampaikan. Ia khawatir pembagian peran tidak seimbang dan membuat sejumlah karakter kehilangan tempat dalam alur cerita.

“Awal pada saat Arap bilang kalau ada proyek ini, aku sempat bingung gimana cara Arap membagi porsi untuk sembilan orang, karena itu enggak mudah, sembilan karakter dibagi porsinya gitu,” ujar Tepe. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara pemutaran perdana di Jakarta Selatan.

Penilaian Tepe berubah setelah ia menyaksikan hasil akhir film itu. Ia beranggapan pembagian karakter yang efektif tidak harus memberi porsi sama rata kepada semua pemain.

“Ternyata dia punya ide yang belum cukup jenius menurutku, ide-ide yang cukup pintar, karena menurutku enggak semua pembagian itu harus sama rata,” kata Tepe, seperti diberitakan Media Indonesia. Ia menilai gagasan tersebut menjadi kekuatan Reza Arap dalam menangani film pertamanya.

Karya Kolektif Para Kreator Konten

Selain Reza Arap dan Lula Lahfah, film ini melibatkan sejumlah anggota AAA Clan serta Marapthon. Dari AAA Clan, terdapat George Tierson atau Jot, Garry Ang, Yukatheo, dan Tepe.

Marapthon menyumbang Aldy Reynaldi atau Aloy, Bravyson atau Vicong, Niko Junius, serta Ariyanto atau Ibot. Kehadiran mereka mempertemukan anggota dua kelompok kreator konten dalam satu proyek layar lebar.

InformasiKeterangan
FilmHarusnya Horror
SutradaraReza Oktovian atau Reza Arap
GenreKomedi horor dan fantasi
Tayang bioskop20 Agustus 2026
ProduksiEss Jay Pictures, Sinegrande, dan Legacy Pictures
DukunganSinemart Indonesia

Tepe menyebut film tersebut lahir dari kebersamaan sembilan orang yang terlibat. Ia berharap kedekatan itu dapat tersampaikan kepada penonton saat film mulai beredar.

“Selamat ya, kalian sudah jadi aktor. Maksudnya, mungkin aku bisa bilang, kalau film ini merupakan film dari hati kita bersembilan, dan semoga bisa nyampe ke hati semua yang nonton,” tuturnya. Harusnya Horror dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada 20 Agustus 2026.

Film ini diproduksi melalui kolaborasi Ess Jay Pictures, Sinegrande, dan Legacy Pictures. Sinemart Indonesia turut memberikan dukungan produksi untuk proyek tersebut.

Baca Juga