Manus Lepas dari Meta Usai Gugatan China, Sebagian Pengguna Diminta Cadangkan Data

Manus kembali menjadi perusahaan independen setelah rencana akuisisinya oleh Meta harus dibatalkan. Perubahan itu juga memicu permintaan pencadangan data bagi sebagian pengguna layanan AI tersebut.

Pengguna tertentu diminta mencadangkan data pada atau setelah 29 Desember 2025, yang menjadi tanggal pengumuman kesepakatan Meta dan Manus. Perusahaan belum menjelaskan kategori pengguna terdampak maupun rincian teknis pencadangan yang harus dilakukan.

Permintaan tersebut berkaitan dengan proses pemisahan Manus dari Meta. Manus menyatakan penyesuaian itu dilakukan untuk mematuhi aturan regulator di sejumlah wilayah.

“Ini jadi bagian dari pemisahan kami dari Meta, kami harus mengambil langkah ini untuk mematuhi persyaratan peraturan di bagian tertentu di dunia,” kata Manus, seperti dikutip CNBC Internasional. Pengguna yang menerima pemberitahuan diminta mengikuti instruksi dari perusahaan agar data mereka dapat diamankan.

Transaksi Dihentikan Regulator China

Pembatalan akuisisi terjadi setelah pemerintah China menggugat Meta untuk menghentikan pembelian Manus. Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China kemudian mengeluarkan instruksi pembatalan transaksi pada April.

Otoritas China sebelumnya menelusuri kemungkinan pelanggaran ketentuan investasi asing dalam kesepakatan tersebut. Pengawasan ini menempatkan transaksi teknologi lintas batas di bawah perhatian ketat regulator.

PeriodePeristiwaDampak
29 Desember 2025Kesepakatan Meta dan Manus diumumkanMenjadi acuan pencadangan data pengguna tertentu
AprilInstruksi pembatalan dari regulator ChinaProses akuisisi harus dihentikan
Setelah pembatalanPemisahan Manus dari MetaManus kembali berstatus independen

Ambisi AI Meta Tertahan

Meta semula berencana membawa teknologi Manus ke produk konsumen dan layanan perusahaan. Integrasi itu juga diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan bisnis berlangganan berbasis AI.

Dengan pemisahan ini, Manus tidak lagi berada dalam struktur perusahaan induk Instagram tersebut. Rencana Meta untuk memanfaatkan teknologi startup China itu pun tidak dapat berjalan sesuai rancangan awal.

Persaingan di sektor AI menjadi latar penting dari transaksi yang akhirnya dibatalkan ini. Meta tengah berhadapan dengan Google, Anthropic, dan OpenAI dalam upaya memperkuat posisinya di industri tersebut.

Ketegangan Teknologi Lintas Negara

Rencana pembelian Manus sejak awal mendapat perhatian dari pemerintah Amerika Serikat dan China. Kedua negara disebut langsung melakukan penelusuran setelah kabar akuisisi mencuat.

China juga memperketat pengawasan ekspor teknologi untuk kesepakatan lintas batas. Persaingan AI antara China dan Amerika Serikat tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga talenta, perangkat keras, serta data.

Bagi pengguna Manus, persoalan paling mendesak adalah memastikan pemberitahuan dari perusahaan tidak terlewat. Proses pemisahan menunjukkan bahwa perubahan kepemilikan perusahaan teknologi dapat berdampak langsung pada pengelolaan data pengguna.

Baca Juga