Man City Lebih Baik di Duel Terkini, Arsenal Pegang 3 Kemenangan di Community Shield

Manchester City membawa catatan lebih baik dalam lima pertemuan terakhir melawan Arsenal di semua kompetisi. City meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang, sebuah modal yang kontras dengan sejarah mereka di Community Shield.

Di ajang pembuka musim itu, Arsenal justru selalu menang dalam tiga pertemuan melawan Manchester City. Kontras tersebut akan kembali diuji di Stadion Wembley, London, pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 21.00 WIB.

Dua Catatan yang Berlawanan

Arsenal mengalahkan Manchester City pada Community Shield edisi 1930, 2014, dan 2023. Pertandingan tahun 2026 akan menjadi pertemuan keempat kedua klub dalam sejarah kompetisi tersebut.

Manchester City belum mampu meraih kemenangan dalam tiga duel Community Shield kontra Arsenal. Namun, catatan pertemuan terbaru memperlihatkan bahwa City tetap memiliki dasar kepercayaan diri menuju laga di Wembley.

Catatan PertemuanArsenalManchester City
Community Shield 1930, 2014, 2023MenangKalah
Lima laga terakhir semua kompetisi2 menang, 2 imbang
Ancaman gol ke ArsenalHaaland mencetak 6 gol

Erling Haaland menjadi salah satu alasan Arsenal perlu berhati-hati terhadap hasil pertemuan terkini tersebut. Penyerang Manchester City itu sudah mencetak enam gol saat melawan tim asal London Utara.

Produktivitas Haaland membuat Arsenal menghadapi tuntutan yang lebih besar daripada sekadar meredam penguasaan bola lawan. Ketajamannya dapat menjadi pembeda dalam laga yang hanya menentukan satu pemenang dan satu trofi.

Pertemuan Dua Juara

Arsenal tiba sebagai juara Premier League musim lalu. Manchester City hadir dengan status pemegang Piala FA.

Community Shield mempertemukan kedua pemegang trofi utama sepak bola Inggris dalam pertandingan pertama musim baru. Kemenangan dapat memberi gelar awal sekaligus penanda kesiapan masing-masing tim menghadapi kompetisi berikutnya.

Makna Community Shield sendiri terus menjadi bahan perbedaan pandangan. Ada manajer yang menggunakannya sebagai pengukur kondisi fisik, sementara lainnya menilai pertandingan ini sebagai laga kompetitif yang harus dimenangi.

Alex Ferguson, mantan manajer Manchester United, pernah menilai laga tersebut bukan pertarungan hidup dan mati. “Community Shield selalu menjadi pertandingan yang tidak pernah kami anggap pertarungan hidup dan mati. Kami menggunakannya sebagai barometer kebugaran pemain,” kata Ferguson.

Ferguson juga menyebut pemain yang belum sepenuhnya bugar kadang tetap diberi kesempatan bermain untuk mendapatkan menit pertandingan. Karena itu, kompetisi ini dapat berfungsi sebagai penghubung antara pramusim dan laga resmi.

Claudio Ranieri, mantan manajer Leicester City, memandangnya secara berbeda. “Sejak kapan Community Shield merupakan laga uji coba? Tentu saja kami akan serious, begitu juga dengan Manchester United. Dua tim tentu ingin menang dan saya sangat antusias,” kata Ranieri.

Community Shield berakar dari Sheriff of London Shield yang dimulai pada 1904 sebagai pertandingan amal. FA menggagas ajang tersebut untuk menggalang dana bagi yayasan kesehatan dan komunitas olahraga akar rumput.

Formatnya berubah pada 1974 berdasarkan gagasan Sekretaris FA Ted Croke. Sejak itu, pertandingan rutin digelar di Wembley, termasuk duel Arsenal melawan Manchester City pada 2026.

Hak siar resmi laga pembuka musim sepak bola Inggris di Indonesia dan Timor-Leste dipegang Emtek. Arsenal memburu kelanjutan rekor sempurna, sedangkan Manchester City ingin membalikkan sejarah dengan kekuatan mereka saat ini.

Baca Juga