Jelang Newcastle, Liverpool Dituntut Bangkit dari Dua Kekalahan Pramusim

Liverpool memasuki pekan penting sebelum membuka Liga Inggris dengan laga tandang melawan Newcastle United. Sebelum menuju St. James’ Park, tim harus lebih dahulu menjawab persoalan konsistensi saat menghadapi Como di Anfield.

Tantangan itu mengemuka setelah Liverpool menelan dua kekalahan beruntun pada pramusim. Tim tampil unggul di babak pertama dalam kedua laga tersebut, tetapi kehilangan kendali permainan pada paruh kedua.

Leeds United mengalahkan Liverpool dengan skor 4-2, sedangkan AS Monaco menang 3-2. Pola hasil tersebut membuat pertandingan melawan Como memiliki nilai evaluasi yang besar bagi pelatih Andoni Iraola.

Iraola ingin Liverpool menjaga level permainan secara menyeluruh selama 90 menit. Ia memandang perbaikan tidak dapat dicapai hanya dengan membahas kelemahan seusai pertandingan.

Kerja di sesi latihan menjadi dasar yang ditekankan untuk meningkatkan stabilitas permainan. Liverpool juga perlu menemukan keseimbangan antara permainan berintensitas tinggi dan kemampuan mengendalikan jalannya laga.

Fokus pada Karakter Bermain

Iraola kembali menyampaikan karakter tim yang ingin dibangun dalam persiapan musim baru. Ia menempatkan intensitas, niat bermain, dan energi pemain sebagai unsur utama.

“Saya sudah berkali-kali berbicara mengenai tipe tim yang ingin saya lihat di lapangan, mengenai intensitas, niat bermain, dan energi yang kami cari. Meskipun jelas masih banyak hal yang harus ditingkatkan, saya yakin kami bergerak ke arah yang benar,” ujar Iraola.

Pernyataan tersebut menunjukkan Iraola melihat arah perkembangan yang positif di tengah hasil yang belum stabil. Namun, Liverpool masih memiliki pekerjaan untuk memastikan peningkatan itu terlihat dalam pertandingan penuh.

Secara keseluruhan, Liverpool telah menjalani empat laga pramusim dengan dua kemenangan dan dua kekalahan. Catatan tersebut membuat hasil melawan Como relevan sebagai tolok ukur sebelum kompetisi resmi dimulai.

Jumlah LagaKemenanganKekalahanCatatan Terbaru
422Kalah dari Leeds United dan AS Monaco

Como Membawa Tantangan Kompetitif

Como bukan lawan pramusim biasa bagi Liverpool. Klub Italia itu mengakhiri musim lalu di posisi empat besar Liga Italia dan akan bermain di Liga Champions musim ini.

Dengan latar belakang tersebut, Como dapat memberi tekanan kompetitif yang dibutuhkan Liverpool dalam persiapan akhir. Laga ini menjadi kesempatan untuk melihat daya tahan tim ketika ritme pertandingan meningkat.

Perhatian juga tertuju pada kondisi skuad yang kini semakin lengkap. Alexis Mac Allister telah kembali ke AXA Training Centre pada Senin setelah membela Argentina di final Piala Dunia 2026.

Iraola mengatakan semua pemain Liverpool sudah kembali dari agenda Piala Dunia. Kehadiran penuh skuad dinilai membantu staf pelatih dalam menyatukan persiapan tim.

“Dengan Alexis Mac Allister yang kembali ke AXA Training Centre pada Senin, kini seluruh pemain kami sudah kembali setelah Piala Dunia. Tentu saja, hal ini sangat menguntungkan bagi kami,” kata Iraola.

Liverpool juga mendapat tambahan Ronald Araujo yang dipinjam dari Barcelona. Iraola menilai pemain berkualitas dan berpengalaman seperti Mac Allister serta Araujo mampu memberi dampak positif bagi skuad.

Respons Liverpool melawan Como akan menjadi sorotan karena laga tersebut hadir setelah dua hasil negatif. Tim perlu menunjukkan bahwa keunggulan pada babak pertama dapat diikuti dengan pengelolaan pertandingan yang lebih baik.

Setelah pertandingan di Anfield, Liverpool akan membuka Liga Inggris melawan Newcastle United pada Minggu, 23 Agustus 2026. Pertandingan di St. James’ Park akan menjadi ujian kompetitif pertama setelah rangkaian pramusim berakhir.

Baca Juga