Pemulihan layanan telekomunikasi dan digital TelkomGroup di Flores, Nusa Tenggara Timur, masih sangat dipengaruhi kestabilan pasokan listrik setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7. Gangguan daya membuat perangkat jaringan sulit dijaga tetap beroperasi optimal saat perbaikan dilakukan.
Selain kendala listrik, gempa juga dilaporkan merusak sejumlah perangkat jaringan. Kombinasi dua persoalan tersebut menyebabkan kualitas layanan di wilayah terdampak mengalami penurunan dan pemulihan harus dilakukan secara bertahap.
Genset Menjadi Penopang Sementara
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menambah dukungan daya dengan mengaktifkan genset di area terdampak. Namun, kapasitas sumber listrik cadangan ini terbatas sehingga belum dapat sepenuhnya menggantikan kebutuhan daya jaringan.
Genset digunakan untuk memperkuat suplai listrik bagi perangkat yang masih dapat dioperasikan. Langkah itu ditujukan menjaga stabilitas operasional sembari menunggu kondisi kelistrikan di wilayah terdampak membaik.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Wilayah terdampak | Flores, Nusa Tenggara Timur, dan sekitarnya |
| Kekuatan gempa | Magnitudo 7,7 |
| Penyebab penurunan layanan | Kendala pasokan listrik dan kerusakan perangkat |
| Dukungan pemulihan | Tim teknis dan genset berkapasitas terbatas |
Perbaikan Perangkat Berjalan Bersamaan
TelkomGroup mengerahkan tim teknis serta sumber daya yang diperlukan ke lokasi terdampak. Mereka menangani perangkat yang mengalami kerusakan sekaligus mendukung pengoperasian jaringan yang masih bisa dipulihkan.
Perusahaan menempatkan perbaikan teknis dan penguatan pasokan daya sebagai dua pekerjaan yang harus berjalan bersamaan. Ketersediaan listrik tetap menjadi penopang utama agar perangkat jaringan dapat berfungsi selama proses tersebut berlangsung.
EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto menyatakan penurunan kualitas layanan terutama dipicu persoalan pasokan listrik dan kerusakan perangkat akibat gempa. Keterangan itu disampaikan dalam pernyataan tertulis yang dikutip CNBC Indonesia.
“Penurunan kualitas layanan TelkomGroup terutama disebabkan oleh kendala pasokan listrik di wilayah terdampak dan sejumlah kerusakan perangkat akibat gempa,” ujar Rachmad pada Minggu, 16/8/2026. Pernyataan itu menegaskan bahwa perbaikan jaringan tidak hanya bergantung pada penanganan perangkat di lapangan.
Dampak Gempa pada Operasional Jaringan
Perangkat telekomunikasi memerlukan catu daya yang stabil agar layanan digital dan komunikasi dapat berjalan. Ketika sumber listrik terganggu, pengoperasian perangkat menjadi terbatas meski tim teknis telah berada di lokasi untuk melakukan perbaikan.
Kondisi di Flores dan wilayah sekitarnya memperlihatkan keterkaitan langsung antara infrastruktur listrik dan keberlangsungan layanan telekomunikasi. Karena itu, percepatan pemulihan memerlukan dukungan daya yang memadai di samping penanganan kerusakan fisik perangkat.
TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan masyarakat yang terdampak gangguan. Perusahaan juga mengapresiasi pengertian serta dukungan yang diberikan selama pemulihan berlangsung.
“TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas kejadian ini,” kata Rachmad. Upaya perbaikan tetap dilanjutkan dengan dukungan tim teknis, perangkat, dan genset yang tersedia di wilayah terdampak.






