Dari Kerang hingga Wafel, Awal Baru Lee Han-beom di Bruges Berbeda dari Denmark

Kerang, lobster, dan wafel menjadi bagian dari pengalaman pertama Lee Han-beom setelah pindah ke Bruges. Bek Korea Selatan itu menikmati aktivitas dan kuliner lokal yang membuat kehidupan barunya di Belgia terasa berbeda dari masa tinggalnya di Denmark.

“Saya sangat menyukainya,” kata Lee mengenai makanan yang telah dicobanya. Respons positif itu muncul di tengah proses penyesuaiannya setelah bergabung dengan Club Brugge.

Lee tidak hanya mengenal Bruges melalui makanan. Ia juga meluangkan waktu untuk berkeliling kota dan mengunjungi toko pakaian.

Pemain tersebut mengaku telah berbelanja di Zara selama berada di kota barunya. Kepada Voetbal Primeur, Lee mengatakan, “Saya sudah berbelanja di Zara; saya sangat menyukai pakaian.”

Bruges Mengubah Keseharian Lee

Aktivitas sederhana di Bruges memberi Lee pengalaman yang menurutnya lebih beragam daripada ketika tinggal di Denmark. Saat masih membela FC Midtjylland, ia merasa tidak banyak hal yang dapat dilakukan di sekitar tempat tinggalnya.

“Ketika saya di Denmark, benar-benar tidak ada yang bisa dilakukan di tempat tinggal saya,” ujar Lee. Perbandingan itu menegaskan adanya perubahan keseharian yang ia alami setelah berpindah ke Belgia.

Lee turut merekam suasana Bruges dan membagikannya kepada teman-teman serta keluarganya di Korea Selatan. Mereka disebut menyambut kepindahan tersebut dengan rasa senang.

“Saya mengirimkan video Bruges kepada teman-teman dan keluarga saya, dan mereka sangat senang saya datang ke sini,” kata Lee. Video itu menjadi cara sang pemain membagikan pengalaman awalnya di kota baru.

Perjalanan Bersama Club Brugge

Lee bergabung dengan Club Brugge setelah menyelesaikan kepindahan dari FC Midtjylland pada awal Agustus. Klub tujuannya merupakan juara Liga Pro Belgia.

Bek tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia itu meneken kontrak tiga tahun yang berlaku hingga 2029. Ia akan memakai nomor punggung 3 di Club Brugge.

Tidak ada informasi mengenai nilai transfer maupun rincian lain dalam kepindahan Lee. Meski demikian, perpindahan tersebut menandai kelanjutan kariernya dari Denmark ke Belgia.

Peran di lapangan kini berjalan berdampingan dengan proses adaptasi di luar lapangan. Lee memulai periode barunya melalui pengalaman kota, pakaian, dan makanan lokal yang memberinya kesan positif terhadap Bruges.

Kontrak hingga 2029 memberi Lee waktu yang panjang untuk membangun perjalanan bersama Club Brugge. Sementara itu, kesan awalnya menunjukkan bahwa Bruges telah menawarkan kehidupan yang lebih aktif daripada yang ia rasakan di Denmark.

Baca Juga