Usai Final Lawan Argentina, Yamal Jadi Satu-satunya Pemain yang Dipeluk Raja Felipe VI

Setelah Spanyol mengalahkan Argentina di final Piala Dunia, Lamine Yamal mendapat momen khusus dalam perayaan di Madrid. Ia menjadi satu-satunya pemain yang dipeluk singkat oleh Raja Felipe VI saat skuad berkunjung ke Istana Zarzuela.

Pelukan itu terjadi ketika para pemain La Furia Roja bertemu keluarga kerajaan Spanyol. Yamal yang berusia 19 tahun terlihat mendekap tangan kanan sang Raja dalam interaksi tersebut.

Momen itu berbeda dari pola penyambutan yang diterima anggota tim lainnya. Raja Felipe VI umumnya berjabat tangan, berbicara singkat, atau memberikan tepukan kepada para pemain Spanyol.

Yamal Menonjol dalam Agenda Perayaan

Perlakuan berbeda kepada Yamal menjadi salah satu adegan yang menarik perhatian publik. Reaksi di media sosial pun muncul, terutama terkait sikap Yamal yang dinilai tetap tenang dalam acara formal tersebut.

Beberapa warganet juga menyoroti caranya memegang tangan Raja Felipe VI. Gerakan itu dinilai menyerupai ekspresi selebrasi yang biasa dilakukan pesepak bola bersama rekan setim.

Namun, pertemuan di istana tetap menjadi bagian dari perayaan keberhasilan seluruh skuad. Timnas Spanyol baru saja menuntaskan turnamen dengan kemenangan atas Argentina di pertandingan final.

Dari Podium di Amerika Serikat ke Madrid

Raja Felipe VI sebelumnya sudah bertemu para pemain di podium juara Piala Dunia. Pertemuan itu berlangsung di Stadion New York New Jersey sesudah laga final selesai dimainkan.

Skuad asuhan Luis de la Fuente kemudian kembali dari Amerika Serikat untuk melanjutkan agenda kemenangan. Salah satu tujuan mereka adalah Palacio de la Zarzuela di El Pardo, Madrid.

Kunjungan ke kediaman keluarga kerajaan itu berlangsung pada Senin (20/7) waktu setempat. Ratu Letizia serta kedua putri mereka, Leonor dan Infanta Sofia, ikut hadir menyambut para pemain.

Lokasi PerayaanMomen Utama
Stadion New York New JerseyPertemuan Raja Felipe VI dengan pemain di podium juara
Palacio de la Zarzuela, MadridPenyambutan keluarga kerajaan dan pelukan untuk Lamine Yamal

Perayaan Gelar Dunia Kedua

Menurut CNN Indonesia, gelar ini menjadi trofi juara dunia kedua dalam sejarah Spanyol. Mereka sebelumnya pernah meraih titel yang sama 16 tahun lalu pada era Iker Casillas dan rekan-rekannya.

Kemenangan terbaru menambah catatan penting bagi sepak bola Spanyol. Rangkaian penyambutan di Madrid kemudian menghadirkan sorotan tersendiri melalui interaksi singkat antara Raja Felipe VI dan Lamine Yamal.

Bagi skuad Spanyol, kunjungan tersebut menutup bagian awal perayaan setelah keberhasilan di final. Bagi Yamal, pelukan singkat itu menjadi momen paling berbeda dalam pertemuan bersama keluarga kerajaan.

Baca Juga