Kuota CPNS sekolah kedinasan jalur pola pembibitan pada 2026 mencapai 4.770 formasi. Jumlah ini naik dari 3.257 formasi yang tersedia pada seleksi 2025.
Kenaikan kuota membuka pilihan di sembilan kementerian dan lembaga, dari pendidikan pemerintahan hingga statistik dan transportasi. Formasi terbesar tersedia di IPDN, disusul PKN STAN serta 22 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan.
Tiga Penyedia Formasi Terbesar
IPDN di bawah Kementerian Dalam Negeri menyediakan 1.410 formasi. PKN STAN di bawah Kementerian Keuangan membuka 1.000 formasi.
Kementerian Perhubungan menyiapkan 891 formasi yang tersebar pada 22 sekolah kedinasan. Ketiga kelompok tersebut menyumbang porsi terbesar dari total formasi yang diumumkan.
Rincian 9 Instansi Pembuka Formasi
| No. | Sekolah/Instansi | Formasi |
|---|---|---|
| 1 | Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri | 1.410 |
| 2 | 22 sekolah kedinasan, Kementerian Perhubungan | 891 |
| 3 | Politeknik Keuangan Negara STAN, Kementerian Keuangan | 1.000 |
| 4 | Politeknik Siber dan Sandi Negara, BSSN | 50 |
| 5 | Politeknik Statistika STIS, BPS | 564 |
| 6 | Politeknik Pengayoman Indonesia, Kementerian Hukum | 250 |
| 7 | Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan | 375 |
| 8 | Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, BMKG | 130 |
| 9 | Sekolah Tinggi Intelijen Negara, BIN | 100 |
1. Kementerian Keuangan
Kementerian Keuangan membuka 1.000 formasi melalui Politeknik Keuangan Negara STAN. Jumlahnya hanya berada di bawah kuota IPDN.
2. Kementerian Dalam Negeri
Kementerian Dalam Negeri menyediakan 1.410 formasi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Alokasi ini menjadi yang terbesar pada seleksi 2026.
3. Kementerian Perhubungan
Kementerian Perhubungan menyediakan 891 formasi pada 22 sekolah kedinasan. Kuota tersebut termasuk salah satu yang terbesar dalam pembukaan tahun ini.
4. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan menerima peserta melalui 375 formasi. Pembukaan ini dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
5. Kementerian Hukum
Kementerian Hukum mengalokasikan 250 formasi untuk Politeknik Pengayoman Indonesia. Formasi itu menjadi bagian dari kuota jalur pola pembibitan.
6. Badan Pusat Statistik
BPS membuka 564 formasi pada Politeknik Statistika STIS. Kuota tersebut lebih besar daripada alokasi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Politeknik Pengayoman Indonesia, BMKG, BIN, dan BSSN.
7. Badan Intelijen Negara
BIN menyediakan 100 formasi untuk Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Sekolah ini masuk dalam daftar sembilan instansi yang berpartisipasi.
8. Badan Siber dan Sandi Negara
BSSN membuka 50 formasi melalui Politeknik Siber dan Sandi Negara. Kuota tersebut merupakan yang paling sedikit dalam pengumuman formasi 2026.
9. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
BMKG menyediakan 130 formasi melalui Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Pembukaan formasi ini melengkapi pilihan sekolah kedinasan yang tersedia.
Pendaftaran Mulai 18 Agustus
BKN mengumumkan melalui akun Instagram resminya pada Jumat, 14 Agustus 2026, bahwa pendaftaran dibuka pada 18-30 Agustus 2026. Peserta dapat mengakses laman www.sscasn.bkn.go.id untuk mengikuti proses pendaftaran.
Dokumen yang perlu disiapkan mencakup KTP dan Kartu Keluarga, serta hasil pindai KTP, KIA, atau KK dan akta kelahiran. Pendaftar juga perlu menyiapkan hasil pindai ijazah dan transkrip nilai ijazah sebelum proses dimulai.






