Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur dinilai membutuhkan kolaborasi agar bantuan dapat menjangkau warga secara merata. Jamkrindo mengambil bagian dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap awal berupa logistik kebutuhan dasar.
Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang menghadapi kebutuhan mendesak di tengah proses penanganan pascabencana. Dukungan ini juga diharapkan membantu pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak.
Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menekankan pentingnya gotong royong dalam respons pascabencana. Menurutnya, penanganan Gempa NTT tidak dapat dilakukan sendiri oleh satu pihak.
“Kami percaya bahwa penanganan pascabencana tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan semangat gotong-royong dan kolaborasi agar dukungan yang diberikan dapat semakin luas dan tepat sasaran,” ujar Abdul Bari.
Menjangkau Warga Terdampak
Kolaborasi lintas sektor dipandang penting untuk memperluas jangkauan bantuan logistik. Dengan kerja sama berbagai pihak, bantuan diharapkan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Jamkrindo menyatakan siap berperan sesuai kapasitas perusahaan dan kebutuhan yang tersedia. Perusahaan menempatkan dukungan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Penyaluran Bantuan Awal
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kupang pada Minggu, 16 Agustus 2026. Investor Daily melaporkan bantuan tahap awal itu berupa logistik untuk kebutuhan dasar masyarakat.
Logistik menjadi bentuk dukungan langsung yang ditujukan untuk membantu kebutuhan warga dalam masa awal pascabencana. Penyaluran tersebut merupakan langkah awal Jamkrindo dalam mendampingi masyarakat terdampak gempa di NTT.
Abdul Bari mengatakan perusahaan ingin memastikan kehadirannya dalam memberikan bantuan kepada warga. “Bantuan ini merupakan langkah awal dari kepedulian Jamkrindo kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT,” ujarnya.
Ruang untuk Dukungan Berikutnya
Jamkrindo akan terus melihat perkembangan kebutuhan di lapangan untuk menentukan kemungkinan bantuan lanjutan. Dukungan berikutnya dapat disalurkan secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“Ke depan, kami akan terus melihat kebutuhan di lapangan dan membuka ruang untuk memberikan bantuan lanjutan, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Abdul Bari.
Jamkrindo merupakan anggota Holding Indonesia Financial Group dalam ekosistem Danantara. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan, perusahaan menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak.
Di NTT, dukungan logistik awal menjadi bagian dari upaya tersebut. Perkembangan kebutuhan warga akan terus menjadi perhatian dalam penentuan langkah bantuan selanjutnya.






