Ketua RT setempat, Irvan, belum menerima izin pamit dari pihak Sarwendah meski truk pengangkut barang terlihat datang ke kediaman yang sebelumnya ditempati bersama Ruben Onsu. Ketiadaan pemberitahuan itu membuat kepastian mengenai rencana pindah belum dapat dipastikan.
Irvan menilai pengangkutan yang terlihat kemungkinan baru merupakan pemindahan sebagian barang. Ia belum dapat menyimpulkan bahwa seluruh isi rumah telah dikeluarkan atau properti tersebut akan segera kosong.
Kepindahan Belum Ditetapkan
Menurut Irvan, pemberitahuan kepada pengurus lingkungan biasanya dilakukan ketika keputusan meninggalkan rumah sudah ditetapkan. Hingga saat ini, prosedur tersebut disebut belum dilakukan oleh pihak yang menempati kediaman itu.
“Belum tahu, mungkin belum fix mereka pindah, baru dicicil barangnya,” kata Irvan. Pernyataan tersebut disampaikan terkait aktivitas pemindahan barang yang belakangan terlihat di lokasi.
Ia juga mengungkapkan dugaan bahwa proses pengangkutan dilakukan bertahap. “Kita berpikir nyicil dahulu, belum semuanya,” ujarnya, seperti dikutip melalui kanal YouTube Reyben Entertainment.
Dengan demikian, truk yang datang tidak otomatis menjadi penanda bahwa kepindahan telah selesai. Status penghuni dan rencana penggunaan rumah tersebut masih belum dijelaskan secara resmi.
Rumah Masih Dijaga
Kediaman itu masih memperlihatkan aktivitas dari sejumlah anggota tim dan petugas keamanan. Irvan mengatakan rumah tersebut tidak benar-benar kosong walaupun intensitas kegiatannya sudah berkurang.
“Enggak benar-benar kosong, masih ada aktivitas meski tidak seramai sebelumnya,” ujarnya. Penjagaan di area properti juga masih berlangsung saat sejumlah barang mulai diangkut.
Perubahan aktivitas di rumah tersebut disebut terjadi sejak persoalan keluarga Sarwendah dan Ruben Onsu menjadi perhatian publik. Suasana kediaman kini tidak seramai sebelumnya, tetapi keberadaan orang-orang di dalam area rumah masih terlihat.
Dikaitkan dengan Informasi Penjaminan
Pemindahan barang dari rumah mewah tersebut muncul di tengah informasi mengenai status properti yang disebut berada dalam penjaminan. Berdasarkan laporan Beritasatu, rumah itu berpotensi dilelang oleh pihak bank karena cicilan penjaminannya disebut cukup lama tidak dibayarkan.
Kemungkinan lelang itu dikaitkan dengan alasan di balik pengangkutan barang. Namun, belum ada penjelasan resmi dari Sarwendah maupun Ruben Onsu mengenai status penjaminan rumah tersebut.
Belum adanya izin pamit kepada pengurus lingkungan dan masih berlangsungnya aktivitas di properti membuat kepindahan belum dapat dipastikan. Rumah itu juga disebut tetap dijaga oleh tim dan petugas keamanan.






