JJ Gabriel belum genap berusia 16 tahun, tetapi sudah dibawa Manchester United ke dalam skuad senior untuk laga pramusim melawan Rosenborg. Pertandingan di Trondheim, Norwegia, Jumat (24/7), dapat menjadi ujian awal bagi penyerang akademi itu menghadapi tuntutan sepak bola senior.
Gabriel baru akan berulang tahun ke-16 pada Oktober dan menjadi pemain termuda dalam rombongan 25 pemain. Bila diturunkan, ia berpeluang mendekati rekor David Gaskell yang menjalani debut untuk United pada usia 16 tahun 19 hari.
Ujian Fisik di Level Lebih Tinggi
Perkembangan fisik menjadi salah satu aspek yang terus dipantau klub dalam proses pembinaan Gabriel. Duel melawan pemain senior di Norwegia, jika ia tampil, dapat memberi gambaran baru mengenai kesiapan pemain muda tersebut.
Staf akademi sebelumnya pernah memindahkan Gabriel dari posisi sayap kiri ke area tengah. Penyesuaian itu dilakukan untuk mengurangi intensitas kontak fisik dengan bek lawan yang lebih besar.
Langkah tersebut tidak menghilangkan ciri permainan utamanya yang bertumpu pada kecepatan, keseimbangan tubuh, dan kontrol bola. Ketiga aspek itu membantunya mencuri perhatian saat bermain di kelompok usia muda Manchester United.
Perhatian Klub terhadap Masa Depannya
Manchester United tampak menaruh perhatian serius pada prospek Gabriel di Old Trafford. Jason Wilcox, direktur sepak bola klub, disebut terlibat langsung untuk meyakinkannya tetap bertahan pada musim panas lalu.
Klub juga beberapa kali mengundang Gabriel ke tribun direktur sepanjang musim sebelumnya. Ia sempat bertemu dengan Sir Alex Ferguson, mantan manajer legendaris yang memiliki tempat penting dalam sejarah United.
Di bawah Ruben Amorim, Gabriel disebut rutin mengikuti sesi latihan tim utama. Keterlibatan tersebut membuat pemanggilannya ke skuad pramusim tidak sepenuhnya datang sebagai kejutan, sebagaimana dilaporkan Media Indonesia.
Catatan Tajam di Akademi
Sebelum mendapat kesempatan bersama senior, Gabriel telah membangun catatan kuat di tim akademi. Ia mengemas 29 gol dari 32 penampilan pada musim lalu dan turut membawa United mencapai final FA Youth Cup serta Premier League U-18 Cup.
Perhatian terhadap namanya meningkat pada April 2025 ketika ia melakoni debut bersama tim U-18 melawan Leeds United. Gabriel mencetak dua gol dalam kemenangan 13-1, meski hanya bermain sekitar 25 menit.
Gol-golnya di FA Youth Cup disebut melampaui rekor yang pernah dicatat Duncan Edwards, Eddie Colman, dan Ryan Giggs pada usia muda. Ia juga disebut sebagai pemain terbaik Premier League U-18 musim lalu, meski kompetisi itu dimulai saat usianya masih 14 tahun.
Rombongan Pramusim ke Norwegia
Pemanggilan Gabriel terjadi setelah Manchester United kalah 0-1 dari Wrexham di Finlandia pada pekan sebelumnya. Sejumlah pemain senior tidak tersedia dalam persiapan tim karena cedera, yakni Benjamin Sesko, Karl Darlow, dan Matthijs de Ligt.
| Posisi | Jumlah Pemain | Nama dalam Skuad |
|---|---|---|
| Kiper | 3 | Tom Heaton, Radek Vitek, Dermot Mee |
| Bek | 8 | Harry Maguire, Leny Yoro, Luke Shaw, Ayden Heaven, Patrick Dorgu, Harry Amass, Jaydan Kamason, Dan Armer |
| Gelandang | 8 | Mason Mount, Andrey Santos, Jack Fletcher, Tyler Fletcher, Toby Collyer, Dan Gore, Jacob Devaney, Jim Thwaites |
| Penyerang | 6 | Joshua Zirkzee, Bryan Mbeumo, Chido Obi, Shea Lacey, Ethan Williams, JJ Gabriel |
Gabriel masuk dalam kelompok penyerang bersama Joshua Zirkzee, Bryan Mbeumo, Chido Obi, Shea Lacey, dan Ethan Williams. Ia menempati slot yang sebelumnya diisi Ethan Wheatley, sedangkan Tynan Thompson belum terdaftar untuk perjalanan ini.
Kehadiran Gabriel menambah sorotan pada tur pramusim United karena jarak usianya dengan mayoritas anggota skuad sangat besar. Kesempatan bermain tetap bergantung pada keputusan staf pelatih, tetapi pemanggilan ini sudah menempatkannya lebih dekat ke panggung tim utama.






