Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara telah mendekati tahap penyelesaian fisik, dengan pengisian furnitur menjadi pekerjaan utama yang masih berjalan. Kondisi tersebut membuka jalan bagi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mulai berkantor di IKN pada 2026.
Otorita Ibu Kota Nusantara sedang melakukan tender pengadaan furnitur untuk melengkapi interior bangunan. Kelengkapan itu diperlukan sebelum kompleks Istana Wakil Presiden digunakan secara lebih penuh untuk kegiatan operasional.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono menyatakan target penempatan Gibran tetap berada pada tahun ini. Ia menyampaikan informasi tersebut di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
“InsyaAllah tahun ini, insyaAllah tahun ini karena sudah beberapa stafnya di sini,” ujar Basuki kepada wartawan. Sejumlah staf Sekretariat Wakil Presiden telah lebih dahulu berada di kawasan itu untuk menjalankan tugas.
Persiapan Bangunan dan Operasional
| Bagian Persiapan | Perkembangan | Dampak |
|---|---|---|
| Pembangunan fisik | Mendekati penyelesaian akhir | Bangunan memasuki fase akhir kesiapan |
| Pengadaan furnitur | Sedang ditender | Interior masih dalam proses pelengkapan |
| Penugasan staf | Sudah berlangsung | Aktivitas operasional mulai berjalan di IKN |
Basuki menegaskan bahwa pengadaan furnitur merupakan pekerjaan tersisa pada Istana Wakil Presiden. “Tinggal ngisi furniture-nya, sekarang lagi sedang ditender,” kata Basuki.
Perkembangan fisik gedung dan penempatan staf menunjukkan persiapan dilakukan melalui dua jalur. Bangunan diselesaikan secara bertahap, sedangkan fungsi administrasi mulai dijalankan oleh personel Sekretariat Wakil Presiden di lokasi.
Kompleks Dibuka pada Periode Kemerdekaan
Di tengah proses tersebut, kompleks Istana Wakil Presiden dibuka terbatas untuk masyarakat pada 15 hingga 17 Agustus 2026. Pembukaan dilakukan untuk menampung antusiasme pengunjung di kawasan ibu kota baru.
Menurut Basuki, kebijakan itu dilakukan atas permintaan Wakil Presiden. “Mulai hari ini kita sesuai dengan permintaan Bapak Wapres supaya karena ini banyak pengunjung, kita buka,” pungkasnya.
Akses bagi pengunjung berlangsung dalam waktu terbatas dan beriringan dengan proses penyelesaian fasilitas. Tender furnitur tetap berjalan meski masyarakat diberi kesempatan melihat kawasan kompleks pada tanggal yang telah ditentukan.
Gibran tidak dijadwalkan mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di IKN. Pada agenda kemerdekaan tersebut, ia akan mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam upacara yang diselenggarakan di Jakarta.
Jadwal upacara itu berbeda dengan rencana penempatan kantor wakil presiden di IKN. Target berkantor pada 2026 tetap disampaikan, sementara agenda 17 Agustus menempatkan Gibran di Jakarta.
IKN yang berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terus menyiapkan fasilitas pemerintahan melalui penyelesaian gedung dan aktivitas staf. Tahap furnitur pada Istana Wakil Presiden menjadi bagian akhir dari rangkaian kesiapan tersebut.






